Pelabuhan Bajomulyo Juwana Antisipasi Kepulangan Kapal saat Ramadan

BETANEWS.ID, PATI – Aktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati terlihat masih berjalan seperti sediakala. Adanya Covid-19 sepertinya tak menyurutkan para nelayan yang datang untuk mengurus berbagai perizinan melaut.

Meski kegiatan harian masih normal, di beberapa area tampak telah terpasang beberapa baliho imbauan tentang Virus Corona. Tak hanya itu, pihak pelabuhan juga menyediakan tandon air beserta sabun untuk cuci tangan pegawai dan nelayan yang hendak masuk kantor.

Suasana PPP Bajomulyo Juwana tampak lengang selama pandemi Covid-19. Foto: Titis Widjayanti.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo Maryadi menyampaikan, langkah-langkah penyegahan tersebut merupakan arahan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Termasuk juga pembatasan pegawai yang bertugas di kantor, yakni hanya 20 persen dari jumlah pegawai dalam setiap harinya.

-Advertisement-

“Jam pelayanan kami juga ikut menyesuaikan.  Yang tadinya buka mulai 08.00 WIB sampai 15.30 WIB, sekarang hanya sampai 13.00 WIB. Intinya, selagi tidak ada imbauan lanjutan untuk tutup, kami masih tetap membuka layanan,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (7/4/2020).

Maryadi melanjutkan, langkah preventif lain dalam memutus penyebaran Virus Corona yang sudah dilakukannya adalah penyemprotan disinfektan di area pelabuhan. Upaya ini sudah dilakukan sebanyak dua kali dan kemungkinan akan dilakukan lagi di kemudian hari.

“Kami juga sering memberikan edukasi kepada nelayan atau siapapun yang memasuki area kantor. Imbauannya mengenai langkah antisipasi pencegahan wabah Covid-19, seperti harus memakai masker dan rajin cuci tangan,” tambah pria yang saat ditemui memakai kaos polo warna hijau itu.

Baca juga: 26 Peserta Ijtima Ulama Gowa Asal Jateng Positif Corona, Warga yang Ikut Wajib Melapor

Di sisi lain, pihaknya juga sedang melakukan serangkaian langkah antisipatif menyambut Bulan Ramadan. Mengingat, di bulan tersebut kemungkinan ada banyak kapal yang kembali dari pelayaran.

“Jelang puasa dan idul fitri biasanya banyak kapal masuk, makanya kita harus ada langkah antisipasi menyambut itu,” katanya.

Baca juga: Gunakan APD Lengkap, Petugas Skrining Ratusan Wali Santri di Pintu Masuk Desa Bermi

Selama pandemi ini, memang tidak banyak nelayan yang datang ke PPP Bajomulyo. Jika pun ada, itu karena ada yang harus melaporkan kapal sebagai aturan wajib.

“Selama Corona memang lebih sedikit yang datang. Itu yang datang ya, terpaksa, karena ada kewajiban melapor,” tutup Maryadi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER