BETANEWS.ID, KUDUS – Hari pertama pembuatan akun sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMPN di Kabupaten Kudus masih lengang. Seperti yang terjadi di SMPN 2 Kudus, pembuatan akun SPMB belum ramai diburu.
Ketua Pelaksanaan SPMB SMPN 2 Kudus, Joko Susanto menyampaikan, bahwa di hari pertama pembuatan akun SPMB di sana masih sepi. Saat ditemui pada pukul 9.15 WIB, belum ada calon siswa yang menyodorkan untuk pembuatan akun.
Baca Juga: Jukir Bandel dan Getok Tarif, Dishub Kudus: ‘Itu Tidak Bisa Diterima’
Meski demikian, pihaknya telah melakukan persiapan teknis pelaksanaan SPMB tahun ini dengan sebaik-baiknya. Setidaknya ada 10 tenaga yang terlibat dan menyediakan berbagai ruang, seperti ruang tunggu hingga ruang verifikasi.
Walaupun, pembuatan akun bisa dilakukan di mana saja. Baik dibuat di rumah, sekolah, atau tidak harus ke lokasi SMP yang dituju. Karena menurutnya, pelaksanaan SPMB dilakukan secara online yang bisa diakses di manapun, dengan melalui web kudus.smpb.id.
“Dilihat hari pertama ini masih sepi memang. Mungkin nanti ramainya hari kedua dan ketiga. Jadi untuk pembuatan akun SPMB berlangsung 10-21 Juni 2025,” bebernya, Selasa (10/6/2025).
Masih sepinya peminat pembuatan akun, kata Joko, ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Di antaranya para calon siswa masih menyiapkan beberapa dokumen, memikirkan masuk di jalur mana.
“Selain itu, kami juga dapat informasi bahwa ada beberapa sekolah di area Kecamatan Kota, SKL-nya belum keluar. Jadi kalau berkas belum lengkap, belum bisa untuk pembuatan,” ungkapnya.
Kepala SMPN 2 Kudus, In Setyorini menuturkan, meski pembuatan akun bisa dilakukan di rumah, namun pihaknya telah menyiapkan tempat untuk membantu para calon murid baru yang mengalami kendala dalam pembuatan akun SPMB.
“Kita juga siap membantu para orang tua calon siswa SMP 2 Kudus, yang mengalami kesulitan. Kita betul-betul siapkan, dan kami berupaya membantu dalam pembuatan akun, berkas apa saja yang kurang bisa dilayani di sini,” tuturnya.
Ia menyebut, kuota daya tampung SMPN 2 Kudus tahun ajaran 2025/2026 ada sebanyak 256 siswa yang terdiri dari delapan rombongan belajar (rombel). Masing-masing rombel atau kelas akan diisi murid maksimal 32 anak.
“Untuk penerimaan murid akan berjalan transparan, tidak ada titip-titipan. Bentuk komitmen kami, melayani dengan baik, sesuai dengan juknis yang ditetapkan oleh Pemkab Kudus maupun Disdikpora,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho mengaku hari pertama pembuatan akun SPMB belum ramai.
Baca Juga: Jalan Boulevard Kudus Rusak Parah dan Sering Bikin Pengendara Celaka
Kendati demikian, pihaknya akan selalu memantau progres pelaksanaan SPMB, agar berjalan dengan lancar.
“Hari pertama pembuatan akun SPMB calon murid kalau kita lihat, masih melihat sistemnya seperti apa dan mereka juga melihat persiapan apa saja yang harus dipersiapkan,” terangnya.
Editor: Haikal Rosyada

