31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

10 Sekolah Tampilkan Karya Terbaik dalam Program Beraksi  

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak delapan sekolah dasar (SD) dan dua madrasah ibtidaiyah (MI) di Kudus, menampilkan hasil karya dalam Program Beraksi. Beberapa karya ditampilkan oleh sekolah setalah mendapat pendampingan Bhakti Pendidikan Djarum Foundation, demi meningkatkan literasi dan numerasi siswa.

Program tersebut digagas oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus dengan Bhakti Pendidikan Djarum Foundation. Kini program itu resmi ditutup oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris di Pusat Belajar Guru (PBG), Senin (19/5/2025).

Sam’ani menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Djarum Foundation yang telah mengawal dan membantu perkembangan sekolah di Kota Kretek. Program itu sangat penting mengingat melalui kegiatan itu, siswa diajarkan berbudaya untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa.

-Advertisement-

Baca juga: Tidak Boleh Lagi Ada Tes Calistung Masuk SD, Siswa PAUD Harus Merdeka Bermain (5)

“Program Beraksi berbudaya aktif dalam literasi dan numerasi untuk anak SD, terutama di Kudus. Untuk itu saya sangat berterimakasih telah mengawal pendidikan di Kabupaten Kudus,” bebernya.

Ia mengakui, hasil dari program yang dijalankan tersebut sangat positif dan bisa meningkatkan capaian lapor pendidikan di masing-masing sekolah. Dengan adanya program itu, siswa lebih aktif dalam berbudaya literasi dan numerasi di tengah banyaknya anak-anak yang kini suka bermain gadget.

“Hasilnya bagus, berkreativitas, ini kadang bisa dilupakan setelah ada medsos, hp, main game. Dengan adanya program seperti ini mereka menulis dan sebagainya. Walaupun sekarang ada AI, Deepseek, budaya menulis, pusisi, itu penting,” jelasnya.

Ketua pengelolaan program PBG Kudus, Rizky Oktavian mengatakan, ada sebanyak 10 sekolah binaan yang mengikuti kegiatan itu. Di antaranya meliputi, SD 2 Piji, SD 5 Karangbener, SD Widya Kirana,SD 4 Kesambi, SD 3 Karangmalang, SD 1 Pladen, SD 3 Terban, SD 4 Bulung cangkring, MI Maslaful Falah, dan MI Darul Ulum 2.

Baca juga: PAUD di Undaan Ini Disebut Mirip di Jepang, Fasilitas Lengkap dan Menyenangkan (4)

“Setelah kita berproses selama enam bulan kita berikan pendampingan secara intensif, Alhamdulillah di akhir 2024 AMBK, awal 2025 lapor pendidikan sudah rilis. Dari 10 sekolah binaan kita progressnya peningkatan cukup signifikan dari literasi dan numerasinya,” ujarnya.

Capaian peningkatan, kata dia, ada yang 30 persen sampai 50 persen. Hingga saat ini rata-rata level pencapaiannya mencapai hampir 100 persen. Bahkan dua MI sampai mendapatkan penghargaan dari Kemenag dengan capaian lapor pendidikan terbaik.

“Harapan kami kita akan memperluas untuk capaian dan sasaran binaanya, sehingga program ini bisa menyebar ke banyak sekolah. Cuma kami masih menunggu kebijakan pemerintah terbaru karena kemarin pembelajaran dengan diferensiasi, nanti ada Depp Learning dan lain sebagainya,” katanya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER