BETANEWS.ID, JEPARA – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara untuk membangun pelabuhan internasional kini ditindaklanjuti dengan mengundang Duta Besar (Dubes) Spanyol untuk Indonesia yang sebelumnya sempat ditawari menjadi salah satu investor.
Kunjungan tersebut dilakukan selama dua hari, Senin-Selasa, (28-29/4/2025). Di hari pertama kunjungan, Dubes Spanyol untuk Indonesia, Francisco de Asis Aguilera Aranda diajak berkeliling ke sentra industri mebel dan furniture di Jepara.
Baca Juga: Siap Bangun Sekolah Rakyat, Pemkab Jepara Sediakan Lahan 10 Hektare
Kemudian pada hari kedua atau besok, rombongan direncanakan akan melihat langsung rencana lokasi pembangunan pelabuhan di lahan milik Perhutani dan PTPN IX, Desa Balong, Kecamatan Kembang.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan kunjungan tersebut merupakan kesempatan untuk mendorong ekspor mebel dan mengembangkan pelabuhan berskala besar.
Sebab menurutnya pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung pengusaha lokal melalui fasilitasi kerja sama internasional.
“Kami menawarkan potensi mebel dan pelabuhan. Harapannya, peluang ini bisa membuka pasar ekspor baru bagi pengrajin dan pengusaha Jepara,” katanya saat menerima rombongan Dubes Spanyol untuk Indonesia di Pendopo Kabupaten Jepara, Senin (28/4/2025).
Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak hanya memfasilitasi pertemuan, tetapi juga mendorong keterlibatan langsung pelaku usaha.
Baca Juga: Pengecoran Jalan Jepara-Kelet Bikin Macet, Ketua DPRD Imbau Masyarakat Bersabar
“Pemerintah bertugas mendorong dan memfasilitasi. Selanjutnya, pengusaha lokal yang akan bergerak lebih jauh,” tambahnya.
Selain itu ia juga menargetkan pembentukan hubungan sister city dengan Kota Valencia di Spanyol. Karena Jepara dan Spanyol menurutnya memiliki kesamaan karakter dalam sektor maritim dan industri furnitur.
Editor: Haikal Rosyada

