31 C
Kudus
Jumat, Februari 20, 2026

Sam’ani Sambut Ratusan Pemudik di Pendapa Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali menggelar program mudik gratis. Tahun ini ada lima bus yang mengangkut 244 warga Kudus yang merantau di Jakarta dan sekitarnya.

Kedatangan mereka disambut oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris di Pendapa Kudus, Rabu (26/3/2025) malam. Dalam program yang sudah berjalan empat tahun ini, Pemkab Kudus juga mengantarkan pemudik ke rumah masing-masing.

Usai menyambut ratusan pemudik, Sam’ani merasa senang dan bersyukur atas kelancaran perjalanan. Pemkab Kudus secara serius memberikan fasilitas mudik gratis yang nyaman bagi warganya hingga selamat sampai kampung halaman.

-Advertisement-

Baca juga: Ratusan Perantau dari Jakarta Tiba di Kampung Halaman Pati

Alhamdulillah, para pemudik tiba di Kudus dengan selamat dan bahagia. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengawal perjalanan ini, mulai dari aparat kepolisian, TNI, hingga OPD. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menambah jumlah bus agar lebih banyak warga Kudus yang terbantu,” bebernya.

Menanggapi pertanyaan soal arus balik, Sam’ani menyebut bahwa kepulangan pemudik biasanya dilakukan secara mandiri. Mengingat jadwal mereka tidak bisa sama.

“Untuk arus balik nanti, biasanya mereka kembali ke Jakarta sendiri-sendiri. Ada yang naik kereta, ada yang menumpang kendaraan lain,” tuturnya.

Ketua koordinator mudik Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK), Eka Sulistiana, mengaku senang atas konsistensi Pemkab Kudus dalam menyelenggarakan program mudik gratis.

“Tahun ini ada lima bus yang diberangkatkan, tiga dari Pemkab Kudus dan dua dari Dinas Perhubungan Jawa Tengah. Ke depan, harapannya bisa bertambah, karena masih banyak warga Kudus yang ingin mudik tapi belum mendapatkan kuota,” katanya.

Baca juga: Ini Jadwal Buka 15 Poliklinik RSUD Kudus Selama Lebaran, IGD Buka 24 Jam

Eka menuturkan, sebagian besar pemudik yang mengikuti program itu merupakan pekerja informal, seperti pedagang, pengemudi ojek online, guru ngaji, hingga buruh pabrik. 

“Mereka merasa sangat terbantu, terutama dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil pasca-pandemi,” ungkapnya.

Diakuinya, pelayanan yang diberikan oleh pemkab Kudus adalah yang terbaik dibandingkan kota dan kabupaten lainnya.

“Kita dikawal Voorijder, dilepas oleh Wakil Bupati dan diberikan fasilitas snack serta pengantaran menuju kediaman kita masing-masing. Ini tidak dilakukan oleh kota-kota lain, Kudus istimewa,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER