BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah pusat resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun. Di Kabupaten Jepara, program tersebut menyasar 1.244.314 juta jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara, Mudrikatun, menjelaskan, program tersebut memanfaatkan momentum ulang tahun sebagai pengingat bagi masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan yang berpotensi menjadi penyakit serius.
Program tersebut menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari baru bayi lahir berusia dua hari sebanyak 15.534 jiwa. Balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun sebanyak 122.435 jiwa. Anak sekolah usia 7-18 tahun sebanyak 220.385 jiwa.
Baca juga: 881 Puskesmas di Jateng Layani Cek Kesehatan Gratis, Ini Syaratnya
Kemudian dewasa usia 18-59 tahun sebanyak 811.223 jiwa. Lanjut usia atau lansia mulai dari usia 60 tahun ke-atas sebanyak 155.058 jiwa.
“Total sasaran di Jepara sebanyak 1.244.314 jiwa sesuai data penduduk yang menjadi sasaran program pembangunan kesehatan tahun 2021-2205,” katanya saat ditemui di Puskesmas Tahunan, Kecamatan Tahunan, Selasa (11/2/2025).
Untuk saat ini, dia menyebut ada 22 Puskesmas yang sudah siap untuk melayani masyarakat yang ingin memanfaatkan pelayanan program kesehatan gratis.
“Ke depan kita upayakan juga seluruh FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang bekerja sama dengan BPJS termasuk klinik bisa memberikan pelayanan (kesehatan gratis) kepada masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan untuk waktu pelaksanaannya, masyarakat bisa memanfaatkan program tersebut pada saat berulang tahun sampai dengan maksimal satu bulan setelah tanggal ulang tahun. Sedangkan untuk jenis pemeriksaan berbeda-beda sesuai dengan kelompok usia.
Baca juga: Kena Efisiensi, Anggaran Pemkab Jepara Dipotong Rp21 Miliar
“Pemeriksaannya nanti ada paket, mulai dari fisik sampai penunjang yaitu test laboratorium. Serta ada juga sekrening seperti rokok, termasuk juga kesehatan jiwa,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, apabila ditemukan potensi penyakit maka Puskesmas akan langsung memberikan rujukan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit.
Editor: Ahmad Muhlisin

