BETANEWS.ID, PATI – Polresta Pati berhasil membekuk 6 anggota gangster yang bikin ulah di jalanan Pantura Pati – Juwana pada pekan lalu. Mereka melakukan membacok tiga remaja, yang kebetulan saat itu melintas di jalan, di depan SPBU Cangkring, Desa Widorokandang, Kecamatan/Kabupaten Pati.
Enam anggota gangster yang dibekuk polisi itu adalah DF (19) warga Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, BP (18) Warga Desa Sarirejo, Kecamatan Pati, FA (18) Warga Desa Plangitan, Kecamatan Pati dan RA (19) Warga Gabus.
Baca Juga: Sempat Tercecer di Jalan, Diduga Uang Ratusan Juta yang Dibawa Perampok
“Masing-masing berperan sebagai pembacok korban. Kemudian ada dua anak lagi berkonflik dengan hukum berperan melakukan pembacokan serta pemilik sajam dan membagikan sajam,” ujar Ipda Muji Sutrisna, Kasi Humas Polresta Pati.
Selain enam anggota gangster itu, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan corbek yang digunakan pelaku untuk membacok korban.
“Keempat tersangka dan dua anak berkonflik dengan hukum, dijerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 170 KUHP. Ancaman hukumannya, penjara maksimal 7 tahun,” ungkapnya.
Dirinya menyampaikan, enam anggota gangster itu, ditangkap di rumahnya masing-masing. Hal ini setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait dengan peristiwa pembacokan terhadap tiga remaja asal Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, Pati, yakni AT (16), AA (16) dan RP (17)
Video penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (11/1/2025) tersebut, sempat viral di media sosial. tampak sekelompok remaja mengeroyok korbannya dengan menendang, juga membacok dengan senjata tajam.
Di sepanjang jalan mereka juga mengacungkan senjata tajam, menyalakan kembang api dan menggeber sepeda motornya.
Disebutkan, kronologis kejadian bermula saat ketiga korban hendak pulang dari Pati kembali ke Jakenan. Kemudian, tanpa sengaja berpapasan dengan para tersangka dan tanpa sebab mereka mendadak dihentikan dan dihadang rombongan gangster yang konvoi kendaraan di sekitar pertigaan lampu lalu lintas Sampang.
Baca Juga: Petani Pundenrejo Gelar Istighosah di Depan DPRD Pati, Tuntut Tanah Nenek Moyang Dikembalikan
“Karena panik, mereka berlari dan sembunyi di SPBU Cangkring. Namun, keberadaan mereka diketahui oleh kelompok tersebut yang langsung memukuli dan membacok punggungnya. Setelah melakukan tindakan itu, kelompok itu langsung pergi, ” sebutnya.
Akibatnya, ketiga korban mengalami luka-luka bacok dan langsung berobat ke Puskesmas Jakenan. Dua korban dirawat di Puskesmas Jakenan sedangkan satu korban lainnya di rujuk ke Rumah Sakit Budi Agung Juwana, dikarenakan luka robek dalam.
Editor: Haikal Rosyada

