BETANEWS.ID, PATI – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut 2, Wahyu Indriyanto dan Suharyono, menyebut, nantinya akan mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) di tiap kecamatan. Hal itu akan mereka lakukan jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pati 2025-2030.
Gagasan itu mereka sampaikan saat Debat Publik Pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Pati, Rabu (30/10/2024).
Penyataan itu menjadi jawaban Paslon nomor urut 2 dalam sesi menjawab pertanyaan hasil undian. Adapun pertanyaan dalam debat ini disusun oleh Tim Panelis yang terdiri atas Prof Dr Adji Samekto, Prof Dr Rasimin, dan Dr Sukarjo Waluyo.
Baca juga: Debat Perdana: Inilah Program Unggulan 3 Calon Bupati dan Wakil Bupati Pati
Pertanyaan yang dibacakan oleh moderator debat, yakni Adin Ahmad dan Yana Mahendra, tersebut diberi pengantar sebagai berikut.
Bahwa, data statistik menunjukkan hanya 30 persen dari tenaga kerja di Pati yang memiliki keterampilan digital. Sebanyak 50 persen lulusan pendidikan vokasional tidak terserap ke dunia kerja. Keterbatasan akses ke program pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja di perdesaan menyebabkan kesenjangan kualitas SDM antara perkotaan dan perdesaan.
“Pertanyaannya, bagaimana Anda akan memastikan program pengembangan SDM dan pelatihan kerja menjangkau seluruh wilayah termasuk, daerah perdesaan, sehingga kualitas tenaga kerja di Pati dapat merata?” tanya moderator.
Menanggapi hal ini, Calon Wakil Bupati Pati nomor urut 2 Suharyono mengatakan, terkait pelatihan tenaga kerja, Pemkab Pati sudah punya BLK di bawah Dinas Ketenagakerjaan.
“Namun, lokasi BLK saat ini (hanya satu) di kabupaten (kawasan pusat kota). Untuk itu, perlu pemerataan ke masing-masing kecamatan. Kita perlu membentuk UPT-UPT BLK, sehingga bisa menjangkau pelatihan-pelatihan di perdesaan,” ujar Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati ini.
Baca juga: Budiyono Tanya Komitmen Pati Bebas Korupsi ke Sudewo-Chandra, Ini Jawabannya
Suharyono mengatakan, UPT BLK di tiap kecamatan itu nantinya akan memberikan banyak pelatihan, mulai dari menjahit, tata boga, perbengkelan, keelektrikan, dan sebagainya.
“InsyaAllah nanti kami juga akan mengadakan pelatihan-pelatihan di pondok-pondok pesantren. Harapannya nanti pondok pesantren yang ada di desa-desa, jumlahnya sekitar 280. Insyaa Allah akan diberikan pelatihan keterampilan ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Sementara, Calon Bupati Pati nomor urut 2 Wahyu Indriyanto mengatakan, pihaknya juga akan memberikan sistem reward kepada lembaga keterampilan kerja, sehingga output yang mereka hasilkan lebih maksimal.
“Kemudian kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, sehingga tenaga pengajar kita menjadi lebih maksimal,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

