Ketua SMM: ‘Jangan Ada Lagi Vandalisme Karena yang Kena Kabupaten Bukan Klub’

BETANEWS.ID, KUDUS – Suporter Macan Muria (SMM) Kudus bersama Polres Kudus dan Polsek Jekulo melakukan aksi pembersihan vandalisme di beberapa titik perbatasan Kabupaten Kudus-Pati, Jumat (4/10/2024).

Ketua SMM Kudus, Andi Mustofa, mengungkapkan, pihaknya berinisiatif melakukan pembersihan tulisan provokatif yang diduga dilakukan oleh oknum orang luar Kudus. Dengan membawa 10 anggota SMM baik suporter maupun korlap SMM, pihaknya membersihkan vandalisme dengan cat.

Anggota SMM Kudus mengecat ulang tembok yang kena aksi vandalisme di perbatasan Kudus-Pati. Foto: Kaerul Umam

“Tulisan-tulisan itu tidak pantas dilihat oleh masyarakat umum, kebanyakan isinya provokatif dan menyudutkan Kudus serta Pati,” jelas Andi.

-Advertisement-

Baca juga: Prihatin Aksi Vandalisme Diduga Dilakukan Suporter, Patifosi Iuran Ngecat Rumah Warga

Ia mengaku, biaya pembersihan itu berasal dari uang kas SMM Kudus dan sebagian juga dari iuran anggota. Total uang yang dikeluarkan, termasuk makan siang, Rp800 ribu.

“Harapannya kita tidak boleh seperti ini dan jangan sampai masalah vandalisme terulang lagi. Soalnya vandalisme yang kena satu kota. Sebab yang disebut nama kotanya bukan nama klub dianggap rival,” tegasnya.

Kapolsek Jekulo, AKP Lukhar Sian In, menambahkan, pihaknya bersama dengan SMM Kudus membersihkan vandalisme berupa tulisan provokatif yang berpotensi memicu konflik. Menurutnya, adanya vandalisme di Kabupaten Kudus dilakukan oleh oknum suporter yang tak bertanggung jawab.

“Kami dari Polres Kudus, Polsek Jekulo, dan rekan suporter SMM Kudus melakukan aksi menghapuskan tulisan yang kurang enak dibaca, sehingga akan menimbulkan persepsi dan mengakibatkan perpecahan,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut diambil agar ke depannya tercipta suasana yang aman dan kondusif, serta mencegah aksi serupa. Lukhar pun menghimbau kepada para suporter, untuk menjadi suporter yang dewasa dalam mendukung tim kesayangannya.

Baca juga: Tampil di Kandang, Persipa Berbagi Angka dengan Persiku

“Kami berpesan kepada pihak suporter agar lebih dewasa dalam mendukung tim masing-masing, menjunjung tinggi sportivitas dalam berolahraga,” tuturnya.

Menurutnya, vandalisme ditemukan di empat titik, dengan lokasi rata-rata berada di jembatan-jembatan wilayah Kecamatan Jekuko.

“Kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui siapa pelakunya dan menghimbau agar kejadian ini tidak terulang di masa depan,” tegasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER