BETANEWS.ID, KUDUS – Sepasang suami istri (Pasutri) muda tampak menemani putranya bertanding di GOR Bulutangksi Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (12/9/2024). Mereka berdua terlihat memberikan motivasi kepada putranya yang berlaga di Audisi Umum PB Djarum 2024.
Pasutri itu adalah Marla dan Andi dari Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Marla mengaku, bersama suami di Kudus sejak Senin (9/9/2024). Selama di Kudus, ia menginap di hotel.
“Sejak Senin hingga Kamis di Kudus sudah habis kurang lebih Rp2 juta. Uang tersebut untuk kebutuhan kami pribadi. Karena audisi ini, kan, gratis. Bagi kami, uang gak masalah, yang penting kami berdoa agar anak kami bisa lolos dan jadi atlet PB Djarum,” ujar perempuan yang akrab disapa Lala itu, Kamis (12/9/2024).
Baca juga: Datang dari Lampung Tak Didampingi Ortu, Azzam Sempat Kesulitan di Audisi Umum PB Djarum 2024
Disinggung dari sekian banyak klub bulu tangkis di Indonesia, kenapa memilih PB Djarum, Lala menyebut bahwa hal tersebut murni permintaan putranya. Sebagai orang tua tentu akan mendukung keputusan anak, asal itu baik.
“Anak kami bercita-cita ingin jadi pemain bulu tangkis, tentu kami dukung. Anak kami ingin masuk PB Djarum juga kami dukung,” bebernya.
Sang anak, Alejandro Clifton Santoso (11) mengatakan, ikut Audisi Umum PB Djarum karena ingin menjadi pemain bulu tangkis kelas dunia. Menurutnya, untuk mewujudkan mimpinya tersebut harus masuk PB Djarum.
“Bagi saya, klub bulu tangkis terbaik di Indonesia itu PB Djarum. Karena terbukti sudah banyak atletnya yang juara di tingkat Internasional,” ujar siswa kelas 6 SD tersebut.
Baca juga: Legenda Bulu Tangkis Ikut Cari Bibit Terbaik di Audisi Umum PB Djarum 2024
Alejandro mengaku belajar bermain bulu tangkis sejak kelas 3 SD. Ini adalah pertama kalinya ikut Audisi Umum PB Djarum. Dia pun berharap bisa menang terus dan lolos jadi atlet PB Djarum.
“Untuk persiapan sebelum ikut audisi, saya ikut klub bulu tangkis di Weleri. Porsi latihan juga ditingkatkan jadi dua kali lipat. Di antaranya adalah skiping, lari, loncat, dan lainnya,” beber penggemar Jonatan Cristie tersebut.
Editor: Ahmad Muhlisin

