BETANEWS.ID, KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) melaunching videotron dan ruang konferensi pers baru, Sabtu (17/8/2024). Videotron tersebut sebagai wujud moderniasia promosi perguruan tinggi swasta tersbesar di Kota Kretek itu.
Videotron tersebut berlokasi di gerbang masuk UMK. Layar videotron tersebut menampilkan slide kegiatan mahasiswa dan prestasi-prestasi UMK.
Rektor UMK, Darsono mengatakan, videotron untuk memodernisasi saluran promosi. Sebab, konsumen utama UMK adalah Gen Z dan kaum milenial. Prevalensi mereka dalam konteks menerima komunikasi atau pesan tak lagi menggunakan media cetak, tapi sudah berbasis virtual.
Baca juga: KKN di Demak, 680 Mahasiswa UMK Diharap Mampu Bantu Tangani Kemiskinan Ekstrem
“Sesuai hitungan kami, promosi melalui videotron itu juga lebih efisien. Kita cukup membuat soft file, setelah itu kita bisa melakukan proses mobility konten dengan variasi tak terhingga,” ujar Darsono.
Selain untuk promosi UMK, lanjut Darsono, videotron tersebut akan difungsikan untuk mempromosikan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya, selama ini ada keterbatasan promosi UMKM di Kudus.
“Khususnya di Lingkar Utara Kudus, menurut saya belum ada arena promosi yang representatif, sehingga keberadaan videotron UMK akan sangat membantu promosi bagi pelaku UMKM,” bebernya.
Terkait tarif promosi produk UMKM di videotron, kata dia, tentu akan ditekan semurah mungkin. Sebab, niat dari UMK adalah turut menumbuhkembangkan produk-produk UMKM.
Baca juga: Ringankan Biaya Pendidikan, UMK Salurkan Beasiswa Kepada Ratusan Mahasiswa
“Untuk tarif iklan produk UMKM di videotron UMK dijamin tidak mahal, karena harga persaudaraan. Videotron UMK beroperasi 24 jam,” ungkapnya.
Sementara untuk ruang jumpa pers, Darsono menyebut, tujuannya agar wartawan yang meliput kegiatan di UMK bisa memanfaatkan ruangan tersebut untuk sekedar menulis atau mengetik berita di tempat yang nyaman.
“Sehingga ada win-win solution. Kami kebutuhan promosi bisa lebih cepat. Sementara untuk wartawan, memiliki dukungan cara kerja yang lebih mudah dan nyaman,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

