Tiga Desa di Dukuhseti Belum Lengkapi Berkas Pencairan Siltap

BETANEWS.ID, PATI – Camat Dukuhseti Agus Sunarko merespon terkait dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Dukuhseti pada Selasa (2/4/2024).

Agus Sunarko meminta maaf kepada seluruh anggota PPDI di Dukuhseti atas keterlambatan pencairan penghasilan tetap (siltap) ini.

Baca Juga: PWI Pati Bersama KSH Bagikan Takjil ke Pengguna Jalan

-Advertisement-

“Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait, dalam hal ini adalah Dispermades. Saat ini sedang diperjuangkan agar berkas yang sudah lengkap dari desa bisa dicairkan siltapnya sebelum lebaran,” ujar Agus.

Ia menyebuti, setidaknya masih ada tiga desa yang belum lengkap dalam mengajukan berkas pencairan siltap. Bahkan masih ada 1 desa yang sama sekali belum mengajukan berkas.

“Untuk itu kami mendorong desa-desa yang belum melengkapi berkas pencairan agar segera dilengkapi ke kabupaten. Agar awal April ini bisa cair, agar bisa digunakan untuk keperluan persiapan lebaran,” imbuhnya.

Diketahui, besaran siltap di Kabupaten Pati untuk kades sebesar Rp 2.626.640, untuk sekdes Rp 2.374.420, dan untuk perangkat desa sebesar Rp 2.172.200.

Sementara itu, Ketua PPDI Dukuhseti Suwarno mengatakan, aksi keprihatinan yang dilakukan bersama ratusan anggotanya di Halaman Kantor Kecamatan Dukuhseti, yakni untuk menuntut agar siltap segera dicairkan.

“Empat bulan ini belum cair. Dan bulan ini kami juga sudah mengajukan berkas pencairan. Bahkan sejak Januari lalu, siltap kami sudah dipotong satu persen untuk membayar premi BPJS Ketenagakerjaan,” keluhnya.

Menurutnya, selain Pati, total ada 5 kabupaten di Jawa Tengah yang siltapnya juga belum cair.

“Dan se-Karisidenan Pati ini, hanya Pati saja satu-satunya yang siltapnya belum cair,” imbuh Suwarno.

Baca Juga: Empat Bulan Siltap Tak Cair, Perangkat Desa di Pati Terancam Tak Bisa Beli Keperluan Lebaran

Dikatakan Suwarno, bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan seluruh anggota PPDI di Kabupaten Pati. Kemudian, khusus di Kecamatan Dukuhseti ia bersama ratusan perangkat desa menggelar aksi keprihatinan.

“Mudah-mudahan bisa segera cair, agar kami juga bisa ikut berlebaran. Kami berharap dengan aksi damai ini, para pemangku kebijakan di Pemerintahan Kabupaten Pati merespon positif,” pinta Suwarno.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER