Sambut Ramadan, Desa Janggalan Kudus Adakan Festival MBSR

BETANEWS.ID, KUDUS – Belasan stand UMKM berjajar di samping Masjid Al Muammar, Desa Janggalan, Kecamatan/Kabupaten Kudus, untuk menyemarakkan Festival MBSR (Menyongsong Bulan Suci Ramadan) Jumat (23/2/2024).

Dalam kegiatan itu juga ada kegiatan lomba untuk anak-anak usia dini hingga 12 tahun.

Panitia Festival MBSR, Alvina Rahmawati mengatakan, kegiatan yang selalu rutin dilakukan menjelang bulan suci ramadan dimulai sejak 2010 lalu. Bedanya, acara di tahun ini diselenggarakan lebih meriah, karena ada pameran UMKM yang memunculkan potensi Desa Janggalan.

-Advertisement-

Baca Juga: Soal Polemik Pelantikan Perades, Kajari Kudus: ‘Sepanjang Sesuai Regulasi, Lanjutkan’ 

“Jadi ini sebenarnya acara pemuda NU, kemudian karena memang ada kolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Janggalan yang menaunginya. Sehingga acara ini dimeriahkan dengan bazar UMKM,” bebernya saat ditemui, Jumat (23/2/2024).

Ia menjelaskan, selama ini kegiatan tersebut dengan perlombaan untuk anak-anak yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas remaja dalam berkegiatan positif dengan meramaikan perayaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad dan untuk menyambut datangnya bulan suci ramadan.

“Untuk perlombaan ada lomba mewarnai anak-anak tingkat TK se-Kabupaten Kudus, lomba adzan, lomba pildacil dan juga lomba karoke kosidah se-Kabupaten Kudus, maksimal 12 tahun atau sekitar usia SD,” ungkapnya.

Pengadaan beberapa lomba tersebut, kata Vina, tak dipungut biaya atau gratis. Sehingga untuk antusiasme peserta lomba sangat bagus. Menurutnya, peserta yang mengikuti lomba ada sekitar 150 orang.

“Untuk hadiah ada piala, sertifikat, dan peralatan alat tulis untuk pemenang. Peserta yang kalah juga mendapatkan sertifikat dari panitia,” ujarnya.

Sementara untuk pameran UMKM yang baru diadakan tahun ini, diikuti 13 stand yang menampilkan potensi masing-masing perwakilan RT. Kata Vina, ada stand yang menarik yang ditampilkan dalam pelaksanaan Festival MBSR itu.

“Yang khas sekali dari Desa Janggalan itu ada roti spiku, dimana rotinya tidak menggunakan tepung atau hanya berbahan dasar telur. Kemudian ada juga puli kotokan, makanan khas sini,” tuturnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, puncak acara Festival MBSR, dimeriahkan dengan pengajian Akbar yang akan dibawakan oleh Gus Bahauddin yang diiringi sholawatan dari Gus Apang.

Baca Juga: Kasus Korupsi KONI, Kejari Kudus Ungkap Kemungkinan Ada Tersangka Lain, Siapakah Itu? 

Salah satu pedagang pameran UMKM, Fazat Hania, mengaku senang bisa mengikuti pameran UMKM Desa Janggalan. Dia yang mewakili RT 1 RW 2, menjual Rice Bowl Numani di acara tersebut. Ia bahkan sudah menjual hingga belasan porsi sejak ia mulai buka pagi hari.

“Alhamdulillah ini tadi sudah 12 porsi terjual. Ini baru pertama kali acara seperti ini diselenggarakan di sini. Jadi kami senang bisa mengikutinya,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER