BETANEWS.ID, KUDUS – Warung tenda bertuliskan Warung Kerang Mbak Yanti terlihat di pinggiran Jalan Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tepatnya depan SMPN 1 Jati. Di sana terlihat dua orang perempuan sedang sibuk menyiapkan hidangan, yang salah satunya adalah Yanti (49), pemilik warung.
Setelah masak, menu kerang itu lalu ditata dalam piring untuk kemudian diberikan kepada beberapa pembeli yang telah menunggu. Dalam satu porsi kerang itu terlihat beragam isiannya. Selain itu, porsinya juga sangat banyak dan tampak mmenuhi piring berukuran besar.

Usai melayani pembeli, Yanti bersedia berbagi cerita kepada betanews.id soal usaha kuliner yang dirintisnya awal Februari 2024 lalu. Di warungnya, ia menyediakan beragam menu kerang, seperti kerang rebus, kerang asam manis, kerang saus tiram, dan kerang goreng dengan harga Rp15 ribu.
Baca juga: Paper Chicken yang Sudah Jelas Lezat Ini Bisa Jadi Menu Andalan Antiribet
“Jualan di Kudus karena melihat perekonomian semakin tinggi dan pemasukan dari warung kerang yang ada di Pati mulai menurun. Jadi, coba cari ide jualan di mana yang laris. Dapatlah di Getas. Dan ternyata di sini juga belum ada yang jualan kerang dengan macam-macam rasa,” ujar perempuan asal Pati itu, Senin (5/2/2024).
Selama 18 tahun usaha kuliner, Yanti sudah merasakan naik turunnya usaha. Bahkan, warung pertamanya di Pati Kota sempat ramai banget sebelum terdampak pandemi Covid-19. Waktu itu, dirinya bisa menghabiskan puluhan kilogram kerang setiap hari.
“Dulu ramai sekali karena belum banyak yang jualan kerang. Tapi sekarang sudah nggak seramai dulu lagi,” tutur ibu dua anak itu.
Yanti melanjutkan, warung kerang miliknya yang ada di Pati hingga saat ini masih buka dan dikelola oleh salah seorang karyawannya. Sedangkan warung yang di Getas Pejaten dikelola oleh dirinya dan temannya. Warung Kerang Mbak Yanti buka setiap hari mulai pukul 9.00-23.00.
Editor: Ahmad Muhlisin

