31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Update Banjir Demak: Banjir Surut 50 Cm, Material Penambal Tanggul Sudah Tiba 

BETANEWS.ID, DEMAK – Banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak akibat tanggul Sungai Wulan jebol sudah mulai surut. Di hari ketiga banjir, ketinggian air sudah berkurang sekitar 50 centimeter. Saat ini, material penambalan tanggul juga sudah mulai berdatangan.

Namun, menurut relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Sudaryanto, banjir bisa tinggi lagi jika hujan masih terus terjadi seperti hari ini.  

Material penambal tanggul sudah tiba di Jembatan Tanggulangin, Sabtu (10/2/2024). Foto: Rabu Sipan

“Sejak kemarin memang secara berangsur debit banjir mengalami penurunan. Hingga saat ini berkurangnya antara 50-60 centimeter,” ujar Daryanto kepada Betanews.id saat ditemui di lokasi banjir, Sabtu (10/2/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Banjir Karanganyar Demak Saat Ini Disebut Paling Parah, Ketinggian Capai 4 Meter

Menurutnya, proses evakuasi terus dilakukan karena masih banyak warga yang berada di permukiman. Apalagi, ada beberapa warga yang awalnya tak mau mengungsi, kemudian meminta relewan menjemputnya karena melihat debit air meninggi. “Permintaan evakuasi (hari ini) masih banyak sekali,” beber dia. 

Hal yang sama juga dikatakan oleh salah satu warga, Suparno. Warga Dukuh Norowito, Desa/Kecamatan Karanganyar, tersebut juga mengatakan bahwa debit air banjir sudah surut. 

“Air banjir sudah surut antara 50 sampai 60 centimeter. Itu bisa dilihat dari bekas air di bangunan rumah,” ujarnya saat ditemui di tenda yang didirikanya di tanggul Sungai Wulan.

Sementara di Jembatan Tanggulangin paling selatan tampak eskavator mulai menurunkan karung berisi material tanah dari truk. Selain material, para pekerja juga mulai mengangkut ratusan batang bambu.

Baca juga: Evakuasi Warga Korban Banjir Demak Terkendala Arus, 4 Perahu Relawan Sempat Terbalik

Di lokasi tersebut juga terdapat puluhan batang kelapa yang akan dijadikan penahan material agar tak hanyut ketika digunakan untuk menambal tanggul Sugai Wulan yang jebol. Tumpukan karung pun sudah disiapkan, begitu juga kawat pengikat antara bambu dan batang pohon kelapa. 

Di lokasi tersebut juga terdapat mobil pompa air. Pompa itu digunakan untuk menyedot air banjir dan dibuang ke Sungai Wulan. Dengan tujuan, air banjir cepat berkurang dan proses penambalan tanggul berjalan lancar. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER