Miris, Bantuan Padi Puso dari Jokowi di Kudus Sebesar Rp26,2 M Baru Terealisasi Rp973 Juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Bantuan tanaman padi gagal panen atau puso akibat banjir pada 2023 baru tersalurkan Rp973 juta. Padahal, besaran anggaran program Presiden Joko Widodo melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu mencapai Rp26,2 miliar.

Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Mundir, menyampaikan, jumlah petani Kudus yang mendapat bantuan sebanyak 5.876 orang dengan luas lahan mencapai 3.287 hektare.

“Jumlah tersebut dengan estimasi tanaman padi yang puso mendapatkan bantuan Rp8 juta setiap hektarnya,” jelas Mundir saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/1/2024).

-Advertisement-

Baca juga: 191 Kelompok Tani yang Kena Puso di Demak Dapat Bantuan Rp31,7 Miliar

Mundir mengatakan, pada tahap pertama pencairan ada 199 petani yang menerima secara simbolis dari Presiden Jokowi di Kabupaten Pekalongan, beberapa waktu lalu.

“Tahap satu ada 199 petani di Kudus yang menerima bantuan tanaman padi puso. Untuk luas lahan 78,33 hektare dengan total bantuan kurang lebih Rp626 juta,” beber Mundir.

Sementara untuk tahap kedua, lanjutnya, diserahkan secara simbolis lagi oleh Presiden Jokowi di Kabupaten Grobogan, belum lama ini. Pada tahap kedua ini jumlah petani yang menerima ada 100 orang dengan luas lahan 43,34 hektare. Sementara total bantuannya Rp346,7 juta.

Baca juga: Pemkab Kudus Siapkan Rp6 Miliar untuk Tangani Bencana di Musim Hujan

Menurut Mundir, sampai saat ini total baru 121,67 hektare dari 3.287 hektare tanaman padi gagal panen yang dapat bantuan. Jumlah penerimanya juga masih jauh dari target karena baru 299 dari 5.876 petani.

“Bantuan tanaman padi puso di Kudus ini belum tersalurkan semua. Terkait kapan akan diselesaikan semua, kami masih menunggu kabar baiknya dari Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER