BETANEWS.ID, KUDUS – Bank Jateng Kantor Cabang Kudus menyelenggarakan mini expo khusus untuk produk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN).
Mini expo digelar di halaman Kantor Bank Jateng Cabang Kudus yang berada di Jalan Jenderal Soedirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota.
Kepala Bank Jateng Cabang Kudus, Risdiyanto menjelaskan, bahwa program ini diprioritaskan bagi ASN, yakni PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik yang penuh waktu maupun paruh waktu mendapatkan kesempatan yang sama untuk memanfaatkan program tersebut.
“Meski demikian, mini expo ini juga terbuka bagi masyarakat umum. Hanya saja, terdapat perbedaan suku bunga antara ASN dan non-ASN dalam program pembiayaan tersebut,” ujar Risdiyanto saat ditemui di lokasi, Jum’at (17/4/2026).
Risdiyanto menyebutkan, kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, mulai 13 April hingga 24 April . Program serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh jaringan Bank Jateng, termasuk wilayah Yogyakarta dan Jakarta.
“Dalam mini expo ini, berbagai produk ditawarkan mulai dari kendaraan roda dua, roda empat, hingga hunian. Beragam merek kendaraan dihadirkan dengan sistem pergantian dealer setiap tiga hingga empat hari agar pilihan tetap variatif,” bebernya.
Pilihan kendaraan yang ditawarkan mencakup jenis berbahan bakar bensin hingga listrik. Beberapa merek yang hadir antara lain Citroen, Honda, Hyundai, Wuling, hingga Chery.
“Untuk yang roda dua juga.kendaraan berbahan bakar bensin dan listrik. Ada Honda, Vespa, Yamaha dan merek lainnya,” ungkapnya.
Untuk ASN, lanjut Risdiyanto, Bank Jateng memberikan sejumlah kemudahan seperti tanpa uang muka atau down payment (DP). Selain itu, suku bunga yang ditawarkan relatif kompetitif, yakni sekitar 8 persen per tahun dengan sistem anuitas.
Baca juga: 266 Pejabat Kudus Sudah Lapor LHKPN, Telat Langsung Dipotong TPP 25 Persen
Sementara itu, masyarakat umum tetap dapat mengakses pembiayaan, namun dengan bunga yang lebih tinggi, yakni di atas 10 persen per tahun. Persyaratan bagi ASN cukup sederhana, hanya dengan melampirkan dokumen seperti SK dalam bentuk fotokopi.
“Untuk produk KPR, Bank Jateng menggandeng empat pengembang yang menawarkan rumah komersial maupun program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Khusus FLPP, bunga yang diberikan hanya sekitar 5 persen karena mendapat subsidi pemerintah,” sebutnya.
Risdiyanto menegaskan, pihaknya belum menetapkan target khusus dalam pelaksanaan mini expo ini. Bank Jateng akan terlebih dahulu melihat respons masyarakat sebelum memutuskan apakah kegiatan ini akan digelar secara rutin di masa mendatang.
“Sejauh ini, minat masyarakat mulai terlihat dengan adanya beberapa pengajuan kredit yang masuk. Bahkan, tidak hanya ASN, kalangan swasta juga mulai mengajukan pembiayaan meskipun dengan skema bunga reguler,” imbuhnya.
Editor : Kholistiono

