Panen Cuan, Pengrajin Ecoprint Jati Semi Kudus Kebanjiran Order Hampers Lebaran

BETANEWS.ID, KUDUS – Jelang momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, beberapa pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) khususnya di Kabupaten Kudus panen cuan, lantaran banyaknya pesanan hampers untuk kebutuhan Lebaran. Salah satunya dialami oleh Nunung Noor Khamimah, pemilik Ecoprint Jati Semi yang kebanjiran orderan jelang Lebaran ini.

Wanita yang akrab disapa Imah tersebut mengaku, saat ini pihaknya sudah menutup pesanan. Sebab, tenaga ataupun pekerja yang dimiliki belum sanggup mengimbangi banyaknya pesanan yang datang. Belum lagi Waktu pembuatan juga cukup lama.

“Saat ini sudah close order. Karena kami juga tidak berani membuka pesanan terlalu banyak lagi, mengingat proses pembuatan ecoprint membutuhkan waktu agak lama,” bebernya saat ditemui di rumahnya, beberapa waktu lalu.

-Advertisement-

Ia mengatakan, bahwa pihaknya kini sudah menerima sekitar 45 pesanan hampers dan ratusan produk ecoprint kain saja. Menurutnya, puluhan pesanan hampers dan ratusan ecoprint tersebut dinilai sudah banyak, dikhawatirkan ketika masih menerima pesanan lagi dapat membuat pelanggan kecewa.

Baca juga: Ramadan Bawa Berkah, Pesanan Produk Ecoprint Kudus Melejit hingga Tembus Pasar Malaysia

“Takutnya kalau masih menerima pesanan lagi kami sudah tak mampu memproduksi. Jadi fokus kami sekarang adalah menyelesaikan pesanan yang ada,” ujarnya.

Imah menuturkan, ada beberapa macam hampers yang tersedia di rumah produksinya. Mulai hampers yang bernilai Rp250 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung produk yang ada di dalamnya.

Ia menyebut, untuk hampers ecoprint dengan Harga paket Rp250 ribu, berisi tempat tisu, sajadah travel, dan gelas mug. Kemudian hampers yang bernilai sekitar Rp300-500 ribu ada songkok ecoprint, mukena, sajadah travel. Bahkan hampers yang bernilai Rp3 juta, di dalamnya ada sarung, kain sutra, dan jilbab.

“Jadi memang berbagai macam pilihan, tergantung pesanan. Untuk produk ecoprint sebenarnya tidak mahal, karena memang prosesnya yang membutuhkan waktu panjang, mulai proses skoring atau pembersihan bahan pabrik, proses mordanting, hingga proses pengukusan yang berjam-jam,” jelasnya.

Sejauh ini, kata Imah, pesanan hampers ecoprint miliknya berasal dari berbagai daerah, mulai dari lokal Kudus, Jepara, hingga Semarang. Tak hanya daerah di Jawa Tengah, produknya bahkan pernah dipesan sampai pasar internasional, di antaranya Serawak, Malaysia hingga Taiwan.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER