BETANEWS.ID, KUDUS – Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, telah selesai 100 persen. Saat ini, pemerintah desa tinggal menunggu proses serah terima dari pihak kontraktor sebelum gerai tersebut resmi beroperasi.
Kepala Desa Getas Pejaten, Kusnadi, menyampaikan bahwa keberadaan gerai KDMP merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Gerai ini diharapkan menjadi pusat penggerak ekonomi desa melalui berbagai lini usaha yang telah dipersiapkan.
“Alhamdulillah, pembangunan gerai KDMP Desa Getas Pejaten sudah selesai. Ini merupakan program dari Pak Presiden yang sangat kami syukuri. Semoga bisa mendorong ekonomi desa,” ujar Kusnadi di Gerai KDMP Getas Pejaten, belum lama ini.
Baca juga: 54 Desa/Kelurahan di Kudus Belum Bisa Bangun KDMP
Ia menjelaskan, meksi pembangunan gerai telah selesai 100 persen tetapi untuk beroperasi KDMP Getas Pejaten masih menunggu sarana dan prasarana (sarpras). Sembari nunggu, pengurus KDMP Getas Pejaten menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk penguatan lini usaha, termasuk kerja sama dengan klinik yang ada di desanya tersebut.
“Pengurus KDMP sudah merambah ke layanan klinik. Kami bekerja sama dengan dokter-dokter dari warga sendiri, salah satunya dengan dr. Hendra,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, KDMP Getas Pejaten juga menjalin kerja sama dengan pelaku usaha lokal dan perusahaan swasta untuk pengisian produk di gerai. Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) desa akan menjadi prioritas.
“Gerai nanti bekerja sama dengan Jenang Mubarak dan juga pihak Wings, agar produknya bisa dijual di gerai KDMP Getas Pejaten. Selain itu, produk UMKM warga desa setempat juga kami akomodir untuk membantu pemasaran,” bebernya.
Kusnadi mengungkapkan, lahan KDMP Desa Getas Pejaten memiliki luas sekitar satu hektare. Bangunan gerai menempati sekitar 600 meter persegi, sementara sisa lahan akan dijadikan rest area sebagai pengembangan lini usaha.
“Sisa lahan akan difungsikan untuk rest area dan diperkirakan bisa menampung sekitar 50 bus. Rest area ini juga menjadi salah satu lini usaha KDMP,” ungkapnya.
Selain rest area, KDMP Getas Pejaten juga telah merencanakan pengembangan lini usaha pasar desa. Lahan seluas sekitar 2,5 hektare di sebelah utara Graha Mustika telah disiapkan dan masuk dalam program kerja koperasi.
Baca juga: Dukung Pelaksanaan MBG, KDMP Jati Wetan Kudus Resmi Beroperasi
“Lini usaha pasar sudah masuk dalam program kerja dan juga sudah dibahas dalam RAT (Rapat Anggota Tahunan),” tambah Kusnadi.
Sementara itu, Ketua KDMP Getas Pejaten, Supriyo, menegaskan bahwa secara fisik pembangunan gerai telah rampung dan siap digunakan setelah sarana dan prasarana pendukung terpenuhi. Total bakal akan ada tujuh lini usaha yang dijalankan.
“Gerai KDMP sudah selesai 100 persen. Total ada tujuh lini usaha yang direncanakan, termasuk pemasaran UMKM, rest area, dan pasar. Kami berharap seluruh lini usaha ini bisa segera berjalan dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes),” ujarnya.
Editor: Suwoko

