BETANEWS.ID, KUDUS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus tetap memasang target ambisius pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Meski hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 7,5 miliar, KONI Kudus membidik posisi lima besar dalam klasemen akhir.
Target tersebut disampaikan Ketua KONI Kudus, Sulistyanto, di tengah keterbatasan anggaran yang diterima pada tahun ini. Menurutnya, capaian itu menjadi tantangan besar sekaligus dorongan untuk meningkatkan kinerja pembinaan olahraga di daerah.
Sulis mengakui bahwa pada Porprov sebelumnya, prestasi kontingen Kudus mengalami penurunan signifikan hingga berada di peringkat ke-10. Kondisi itu menjadi evaluasi serius bagi KONI Kudus dalam menyusun strategi menuju Porprov 2026.
Baca juga: Meski Terima Rp 42 T di 2025, Bea Cukai Kudus Ternyata Tak Capai Target
“Kami menargetkan lima besar. Itu artinya Kudus harus mampu mengumpulkan sekitar 40 sampai 50 medali,” ujar Sulis beberapa waktu lalu di gedung DPRD Kudus.
Ia menjelaskan, Porprov Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Waktu persiapan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk menata ulang pembinaan seluruh pengurus cabang (Pengcab) olahraga di bawah naungan KONI Kudus.
Menurutnya, KONI akan mendorong pengcab agar lebih konsisten dan berkomitmen dalam membina atlet, khususnya atlet asli daerah Kudus yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat provinsi.
Dengan anggaran yang terbatas, KONI Kudus akan menerapkan kebijakan selektif dalam penyaluran dana. Cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang medali dan pembinaan berkelanjutan akan menjadi prioritas.
Baca juga: Singkong Keju Partini, Jajanan Malam Lintas Generasi
“Anggaran ini harus digunakan seefektif mungkin. Tidak bisa dibagi rata, tapi berdasarkan kesiapan dan prestasi,” tegas Sulis.
Ia berharap, dengan manajemen yang lebih terukur dan dukungan seluruh pihak, target lima besar pada Porprov Jawa Tengah 2026 tetap dapat diwujudkan meski dengan keterbatasan anggaran.
Editor: Suwoko

