BETANEWS.ID, KUDUS – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Arif Wahyudi. Bersama Yayasan Nusantara Satu Kudus, ia turun langsung menyalurkan bantuan makanan dan logistik kepada warga terdampak banjir.
Sejak hari pertama banjir, Yudi sudah membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak. Hingga hari ke-8, tercatat setiap hari ada 10 ribu nasi bungkus telah dibagikan kepada warga di sejumlah desa terdampak banjir.
Baca Juga: Muria Raya Dilanda Banjir, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Gas Melon Aman
“Kami mulai membuka dapur umum sejak malam pertama banjir. Hari ini sudah hari ke-8, setiap hari tak kurang dari 10 ribu nasi bungkus sudah kami distribusikan,” ujar Yudi saat menyalurkan bantuan di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Senin (19/1/2026).
Distribusi bantuan dilakukan di tujuh titik dapur umum dan lokasi pengungsian. Wilayah sasaran meliputi Desa Payaman, Gulang, Loram Kulon, Karangrowo, Wates, Ngemplak, hingga Undaan Lor yang terdampak cukup parah.
Penyaluran makanan dilakukan berdasarkan data jumlah pengungsi di masing-masing desa. Koordinasi dilakukan langsung dengan kepala desa agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
“Kami distribusikan berdasarkan data dari desa. Di Payaman sekitar 200 orang, di Gulang juga kurang lebih sama. Jadi jumlah makanan kami sesuaikan agar tidak kurang dan tidak mubazir,” jelasnya.
Selain makanan siap saji, bantuan juga dialihkan ke bahan baku mentah karena relawan dapur umum mulai kelelahan setelah bekerja tanpa henti. Logistik yang disalurkan meliputi beras, mi instan, telur, minyak goreng, dan susu.
Arif mengaku kegiatan ini murni dilandasi rasa kemanusiaan dan empati terhadap sesama. Ia juga menyebut rumahnya turut terdampak banjir sehingga memahami langsung kondisi warga.
“Ini murni kemanusiaan. Rumah saya juga kebanjiran, jadi saya tahu betul bagaimana rasanya. Kalau kita masih bisa bergerak dan membantu, ya harus berbagi,” imbuhnya.
Sementara Kepala Desa (Kades) Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Nurhadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada anggota DPRD Jateng Arif Wahyudi dan Yayasan Nusantara Satu Kudus. Menurutnya, berbagai bantuan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi warganya yang terdampak banjir.
“Tentu atas nama warga Payaman kami mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi semuanya,” ujar Nurhadi.
Dia menuturkan, ketinggian banjir di Desa Payaman saat ini meluas. Tadinya banjir hanya terjadi di Dukuh Karanganyar, kini meluas ke Dukuh Payaman dan Bancak, dengan ketinggian air mencapai 90 centimeter.
Baca Juga: Modifikasi Cuaca Sudah Dilakukan, Kenapa Hujan Masih Guyur Lereng Muria? Begini Kata BMKG
Total warga yang terdampak kurang lebih ada 800 jiwa. Sementara yang mengungsi ada 213 jiwa. Untuk bantuan makan, pihaknya hanya bisa memberikan kepada para warga korban banjir yang mengungsi di posko.
“Sementara warga terdampak banjir dan bertahan di rumahnya kami belum bisa memberikan bantuan makanan logistik. Oleh karena itu, kami berharap ada lebih banyak bantuan makanan maupun logistik lainnya,” harapnya.
Editor: Haikal Rosyada

