Karimunjawa Jepara Bakal Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Unggul Terintegrasi Non Asrama 

BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah pusat berencana untuk membangun sekolah unggul terintegrasi non asrama di daerah yang termasuk dalam golongan 3T, yaitu Tertinggal, Terdepan, dan Terluar. 

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meresmikan hasil program revitalisasi sekolah di SMPN 1 Tahunan, Jepara pada Sabtu, (3/1/2025). 

Baca Juga: Bantuan Revitalisasi 103 Sekolah di Jepara Rampung 100 Persen

-Advertisement-

Abdul Mu’ti mengatakan di Kabupaten Jepara lokasi yang akan diusulkan untuk pembangunan program tersebut yaitu di Kecamatan Karimunjawa. 

Seperti diketahui, Kecamatan Karimunjawa merupakan pulau yang berada di daerah terluar Kabupaten Jepara.  

Lebih lanjut ia mengatakan, program sekolah unggul terintegrasi non asrama sendiri merupakan program yang baru akan dijalankan pada tahun 2026 ini. 

Untuk itu ia meminta, agar pemerintah daerah bisa segera mengusulkan masterplan atau rencana terkait pengusulan Karimunjawa sebagai lokasi program tersebut. 

“Nanti pak bupati kami mohon untuk menyiapkan masterplan. Ini juga memang bagian dari program kami di tahun 2026 dan seterusnya, termasuk dengan teman-teman DPR yang punya Pokja khusus untuk sekolah-sekolah di 3T,” katanya saat ditemui usai peresmian hasil program revitalisasi sekolah. 

Abdul Mu’ti menjelaskan program sekolah unggul terintegrasi non asrama merupakan program yang menggabungkan berbagai jenjang satuan pendidikan dalam satu wilayah, namun tanpa asrama. 

Untuk menjalankan program itu, Abdul Mu’ti mengatakan sebelumnya ia telah melakukan kajian bersama dengan beberapa kementerian terkait. Salah satunya dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). 

“Dengan program pak presiden yaitu sekolah unggul terintegrasi non asrama, itu modelnya satu paket dan kita juga sudah ada beberapa kali pengkajian dengan kemenko PMK dan kementerian terkait,” ujarnya. 

Baca Juga: 47 Ribu Wisatawan Padati Jepara Selama Libur Nataru 2026 

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan saat ini usulan atau masterplan terkait program tersebut memang belum dilakukan. Akan tetapi, ia mengaku akan segera melakukan pembahasan terkait usulan tersebut dengan dinas-dinas terkait. 

“Untuk pendalaman dan seatplant nya nanti segera kita laksanakan,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER