31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Jalan Jetiskapuan Kudus Lumpuh, Motor Mogok, dan Warga Dievakuasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus selama lima hari terakhir semakin meluas. Ruas Jalan Kudus–Purwodadi, tepat di depan Gapura Desa Jetiskapuan, Jumat (16/1/2026), tergenang air setinggi 40 centimeter. Akibatnya, banyak kendaraan, terutama sepeda motor matic, mogok di tengah jalan.

Kondisi banjir di wilayah Tanjungkarang memang mulai menyusut, namun genangan justru melebar ke desa-desa selatan hingga Undaan Lor, Kecamatan Undaan.

Baca Juga: Kades Jati Wetan Kudus: ‘Jika Tak Ada Kolam Retensi Ketinggian Banjir Bisa Lebih 2 Meter’

-Advertisement-

Ahmad Taufik, relawan Destana Jetiskapuan, menyebut ketinggian air di ruas jalan tersebut naik sekitar 5 centimeter dibanding sehari sebelumnya.

“Banjir di sini makin tinggi, banyak motor mogok. Penyebabnya hujan deras semalam ditambah kiriman air dari Mejobo dan Sungai Dawe,” ujarnya.

Lebih dari separuh warga Jetiskapuan kini sudah dievakuasi ke tempat aman. Sebagian lainnya memilih bertahan di rumah karena merasa lebih nyaman, meski air menggenang hingga 40–110 centimeter.

Tanzila (25), salah satu warga yang tetap tinggal, mengaku masih betah meski air setinggi lutut orang dewasa masuk ke rumahnya.

Baca Juga: Polres Kudus dan Tim Psikologi Polda Jateng Beri Trauma Healing Anak-Anak Korban Banjir

“Bantuan makanan kemarin hanya sekali sehari,” katanya. Sementara Khoirina (22) yang rumahnya terendam hingga satu meter menuturkan, “Sudah biasa, tiap tahun kebanjiran. Tapi tetap saja susah, kerja jadi terhambat.”

Relawan berharap cuaca segera cerah agar banjir cepat surut dan aktivitas warga bisa kembali normal.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER