31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

4.751 Warga Desa Tanjungkarang Kudus Terdampak Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 4.751 jiwa dari 1.588 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terdampak banjir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Hingga Rabu (14/1/2026), banjir masih menggenangi permukiman, lahan pertanian, dan akses jalan utama.

Berdasarkan data Pemerintah Desa Tanjungkarang, sebanyak 196 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi. Selain itu, sekitar 16,4 hektare area persawahan turut tergenang.

Baca juga: Longsor Menawan Makan Korban, Bupati Kudus Turun ke Lokasi Bencana

-Advertisement-

Akibat kondisi tersebut, lima orang dari dua KK terpaksa mengungsi ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Tanjungkarang.

Kepala Desa Tanjungkarang, Sumarno, mengatakan banjir mulai terjadi sejak dua hingga tiga hari lalu. Namun, dalam beberapa waktu terakhir genangan semakin meluas hingga memasuki area permukiman warga. Bahkan, akses Jalan Kudus–Purwodadi turut tergenang sehingga menghambat arus lalu lintas.

“Ketinggian air di rumah warga berkisar antara 5 hingga 50 centimeter, bahkan di beberapa titik bisa mencapai 70 centimeter, baik di dalam maupun luar rumah,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, hampir seluruh warga Desa Tanjungkarang terdampak banjir yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Lima warga yang mengungsi terdiri dari satu balita laki-laki, dua orang dewasa laki-laki, dan dua perempuan.

Menurut Sumarno, keberadaan kolam retensi di Desa Jati Wetan cukup membantu mengurangi genangan banjir di wilayahnya. Namun, tingginya debit air membuat proses surut membutuhkan waktu lebih lama.

Baca juga: Bikin Haru, Warga Kesambi Kudus ini Gelar Pernikahan di Tengah Banjir

Banjir juga disebabkan oleh limpasan Sungai Gelis serta kiriman air dari Desa Jati Kulon, diperparah dengan jebolnya beberapa tanggul, salah satunya di wilayah Golantepus.

“Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan logistik untuk warga terdampak. Kami berharap banjir segera surut dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER