Simbol Kasih yang Tak Terputus, Pohon Natal Raksasa dari Bola Bekas Hiasi Gereja di Pati

BETANEWS.ID, PATI – Pemandangan unik menyita perhatian di Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Tabernakel, Jalan RA Kartini nomor 3, Pati. Menyongsong Natal 2025, jemaat setempat menyulap 1.700 bola bekas menjadi pohon Natal raksasa setinggi 7 meter yang megah dan penuh makna.

Pohon Natal dengan diameter 3 meter ini berdiri anggun dengan balutan warna emas dan perak. Bukan sekadar hiasan, material utama pohon ini berasal dari bola permainan anak-anak yang tidak terpakai. Dengan tambahan lampu warna-warni, instalasi ini menjadi daya tarik utama yang membangkitkan semangat Natal di tengah kota.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pati Naik, Lebih 100 Laporan hingga Akhir 2025

-Advertisement-

Pembantu Pendeta JKI Tabernakel, Daniel Kumono, mengungkapkan,  bahwa ide ini berawal dari keinginan memanfaatkan limbah yang sudah tidak terpakai agar kembali berdaya guna.

“Memang teman-teman melihat ada bola, untuk mandi bola, untuk memberikan kepada jemaat barang-barang yang kurang berguna, kemudian dikasih cat warna emas dan silver,” ujar Daniel, Sabtu (20/12/2025).

Warna emas dan perak sengaja dipilih untuk menyelaraskan dengan tema Natal tahun ini. Selain aspek estetika, Daniel menekankan ada filosofi mendalam di balik bentuk bulat bola-bola tersebut.

“Bola bekas yang nggak dipakai. Bola itu bulat seperti kasih Tuhan begitu bulat dan ingin membuat jemaat itu merasakan kasih Tuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui susunan bola ini, gereja ingin menyampaikan pesan spiritual yang kuat.

“Tuhan memberikan anaknya yang tunggal. Supaya, barang siapa yang percaya kepadanya tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal, melambangkan kasih Tuhan dan damai Tuhan, terpancar Natal tahun ini,” lanjut Daniel.

Proses pengerjaan pohon Natal ramah lingkungan ini memakan waktu antara dua minggu hingga satu bulan. Selain memperindah gereja, inisiatif ini bertujuan menumbuhkan kesadaran jemaat terhadap pengelolaan limbah.

“Memang supaya tidak ada barang yang terbuang sia-sia. Jadi dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Tak hanya soal seremoni internal, momen Natal kali ini juga dijadikan ajakan solidaritas kemanusiaan. Daniel mengimbau masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga di Sumatra yang tengah dilanda bencana banjir.

Baca Juga: Kontribusi Parkir di Sekitaran Alun-alun Pati Dominan, Penerimaan PAD Lampaui Target

“Memang kita akhir ini Bangsa Indonesia baru mengalami bencana alam banjir dan sebagainya. Tetapi melalui natal ini bantuan dapat kita sampaikan boleh membawa kemajuan bangsa ini dan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Daniel.

Ia menutup dengan pesan penuh harapan bagi masa depan bangsa. “Kita optimis ke depan Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER