BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara pada awal tahun 2026 berencana membuat program inkubasi bagi pelaku UMKM yang akan diselenggarakan dalam jangka waktu satu tahun.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengatakan program itu rencananya akan menyasar sekitar 20-30 pelaku UMKM di Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Belasan Desa di Jepara Tak Punya Lahan untuk Dirikan Gerai Koperasi Merah Putih
Mereka nantinya akan diberikan pendampingan mulai dari bagaimana merancang produk yang akan dijual, strategi bisnis dan pemasaran, hingga bisa berkembang secara mandiri.
“Sasarannya memang UMKM yang masih diawal atau mungkin belum (berkembang besar), tapi memang dia ingin bergerak untuk bisnis. Mulai dari UMKM awal itu nanti akan kita dampingi selama satu tahun penuh sampai bisa mandiri,” kata Zamroni pada Betanews.id, Sabtu (13/12/2025).
Dalam pelaksanaan program itu, Zamroni mengatakan pihaknya juga akan menggandeng pelaku usaha yang memang sudah berpengalaman di bidangnya.
Zamroni mengatakan, saat ini program inkubasi bagi pelaku UMKM memang sudah banyak ada di Kabupaten Jepara. Salah satunya dari Koperasi Aroma Nusantara yang juga membuat program inkubasi.
Salah satu produk yang ditawarkan yaitu Pindang Serani yang disajikan dalam kemasan dan mampu bertahan selama satu tahun.
“Harapan kita, produk-produk yang nanti ditawarkan melalui program inkubasi ini bisa mengangkat potensi-potensi lokal. Karena saat ini lagi trendnya, makanan dalam kemasan,” ujar Zamroni.
Sebagai persiapan, Zamroni mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan kepada pelaku UMKM yang nantinya akan mengikuti program inkubasi.
Baca Juga: Kawasan Gunung Muria di Jepara Rawan Bencana Longsor
UMKM yang mendaftar, menurut Zamroni nantinya tetap akan dilakukan proses kurasi atau seleksi. Hal itu untuk memastikan UMKM yang ikut serta memang sesuai dengan yang ditargetkan.
“Ini kita sudah mulai pendataan calon pesertanya siapa. Nanti ada seleksi pesertanya pastinya, karena inkubasi ini kan untuk pengembangan,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

