LP3H Puspelindo Jateng Serahkan Ratusan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM Bangsri Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – 126 pelaku usaha UMKM memadati Pendopo Kecamatan Bangsri, dalam acara penyerahan sertifikat halal yang diselenggarakan oleh LP3H Puspelindo Jawa Tengah, Kamis (04/12/25). Kegiatan ini tidak hanya diikuti para pelaku UMKM saja, hadir pula Arifin Kasi Perlindungan dan Pendampingan Usaha dari Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara, Eko Santoso Ketua LP3H Puspelindo, Mahardiyan Ardiyanto Sekretaris Camat (Sekcam) Bangsri, serta dari Rumah BUMN BRI.

Dalam sambutannya, Eko Santoso menyampaikan, bahwa selama satu tahun terakhir Puspelindo telah menerbitkan sekitar tiga ribu sertifikat halal bagi pelaku usaha di wilayah Jepara. Ia berjanji, tidak hanya berhenti pada penerbitan sertifikat halal, tetapi juga berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan berupa pelatihan untuk mendorong perkembangan produk UMKM.

Baca Juga: Progam MBG di Jepara Ternyata Juga Rekrut Penyandang Disabilitas 

-Advertisement-

“Nantinya, kami tidak hanya berhenti sampai di sini. Kami akan mengadakan pelatihan agar produk para pelaku usaha terus berkembang. Jadi bukan hanya membantu menerbitkan sertifikat halal, tetapi juga mendorong kemajuan usaha mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Mahardiyan Ardiyanto, menjelaskan bahwa sertifikasi halal merupakan bentuk pengakuan resmi bagi pelaku usaha sekaligus jaminan bagi konsumen. Ia juga menekankan pentingnya label halal di era digital saat ini.

“Dalam era digital, label halal sangat diperlukan untuk mendukung pemasaran. Dengan digital marketing, produk kita dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas,” ujarnya.

Arifin juga menambahkan, selaku Kasi Perlindungan dan Pendampingan Usaha, pihaknya mengingatkan bahwa mulai tahun 2026 seluruh pelaku UMKM di Indonesia diwajibkan memiliki sertifikat halal. Menurutnya, sertifikat tersebut memberi banyak keuntungan.

“Selain prosesnya yang gratis, sertifikat halal memberikan banyak keuntungan, salah satunya meningkatkan pendapatan, karena produk yang masuk ke toko besar harus memiliki sertifikat halal,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Fara, selaku pelaku UMKM, merasa bangga sekaligus lebih percayaan diri setelah mendapat sertifikat halal.

Baca Juga: Trotoar Jepara Bersih dari PKL, Ternyata Ini Penyebabnya 

“Dengan adanya sertifikat halal ini, saya menjadi lebih percaya diri. Selain itu, sertifikat ini juga menambah kepercayaan para pembeli,” ujarnya.

Acara ini tidak hanya berisi penyerahan sertifikat halal, tetapi juga dilengkapi workshop pengembangan usaha. Diharapkan para pelaku UMKM dapat membawa pulang wawasan baru untuk memajukan usaha mereka.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER