BETANEWS.ID, JEPARA – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-XVII akan segera digelar di Semarang Raya pada 2026 mendatang.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara, Miftah Arifin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan cabang olahraga Jepara yang berhasil lolos babak kualifikasi Porprov Jawa Tengah.
Baca Juga: Dilarang Angkat Tenaga Honorer, 103 Guru di Jepara Nasibnya Belum Jelas
Dari 56 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, 40 Cabor dari Kabupaten Jepara dipastikan sudah memiliki tiket dan siap berlaga pada Porprov Jawa Tengah mendatang.
“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Jepara berjalan dengan arah yang benar,” katanya saat kegiatan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Jepara Tahun 2025 di Gedung Shima Kompleks Kantor Bupati Jepara pada Kamis (18/12/2025).
Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengingatkan menjelang gelaran Porprov Jateng agar seluruh elemen olahraga di Kabupaten Jepara bisa menjaga soliditas seluruh elemen.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada perpecahan di internal dan seluruh pihak bisa fokus pada tujuan utama, yakni prestasi dan kemenangan.
“Jangan sampai ada perpecahan. Harus kompak dan fokus pada kemenangan,” tegasnya.
Saat gelaran Porprov Jateng 2023, Jepara mampu mengukir prestasi yang membanggakan dengan masuk 5 besar. Kontingen Jepara mampu meraih 122 medali dari berbagai cabang olahraga yang dilombakan.
Sehingga ia menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan olahraga Jepara. Ia berharap Jepara mampu mempertahankan prestasi yang diraih saat Porprov Jateng 2023. Atau bahkan mampu mengukir prestasi yang lebih baik saat Porprov Jateng 2026.
“Jepara nomor dua. Saya suka nomor dua. Mudah-mudahan bisa terpecahkan dan menjadi sejarah. Kalau nomor dua, bonus 2027 tentu kita hitungkan, bisa dilebihkan sedikit,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkab Jepara akan memberi dukungan penuh terhadap upaya peningkatan prestasi olahraga.
Baca Juga: 43 Guru di Jepara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gajinya Rp750 Ribu Per Bulan
Dukungan tersebut, lanjutnya, tidak hanya berupa pembinaan berkelanjutan, tetapi juga melalui pola insentif yang memadai bagi atlet dan pelatih berprestasi di berbagai event kejuaraan.
“Dukungan ini mencakup pola insentif yang layak bagi atlet dan pelatih berprestasi. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menghargai kerja keras dan prestasi mereka,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

