BETANEWS.ID, KUDUS – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan audensi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) terkat progres verifikasi guru swasta calon penerima Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS), Jum’at (14/11/2025). Pada audensi, tim verifikator dari Universitas Muria Kudus (UMK).
Ketua Komisi D DORD Kudus, Mardijanto menyampaikan, audensi ini dalam rangka ingin mengetahui progres verifikasi guru swasta penerima TKGS. Mengingat APBD 2026 Kabupaten Kudus sudah masuk pembahasan.
Baca Juga: 37 Gudang dan Gerai Kopdes di Kudus Digenjot, Pacu Penguatan Ekonomi Desa
“Audensi ini guna memastikan kerja verifikator selesai tepat waktu. Khawatirnya, APBD 2026 disahkan sementara virifikasinya belum kelar,” ujar Mardijanto di gedung DPRD Kudus.
Mardijanto mendorong agar Disdikpora selaku dinas terkait untuk mempercepat proses verifikasi. Tim verifikator supaya kerja cepat, tepat dan hasilnya bisa dipertanggung jawabkan.
“Jujur ini memang di kejar waktu. Jadi mohon dilakukan percepatan, sebab akhir November 2025 itu APBD 2026 didok (disahkan),” bebernya.
Mardijanto juga mengingatkan, agar kerja tim verifikator benar-benar independen. Guru swasta penerima TKGS di tahun 2026 harus sesuai aturan, yakni Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2025 tentang Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS).
Sementara itu Kepala Disdikpora Kudus, Harjuna Widada menyampaikan, verifikasi guru swasta penerima TKGS tahun 2026 memang agak molor. Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan verifikator independen dari UMK mulai tanggal 4 November sampai 4 Desember 2025.
“Tahapan verifikasi sudah kita jadwalkan. Kita juga sudah meminta pihak UMK sebagai tim verifikator untuk Semoga bisa lebih mempercepat kinerjanya. Supaya sebelum habis masa kontrak, bisa selesai,” ujar Harjuna.
Baca Juga: Prihatin TPA Overload, BLDF Inisiasi Gerakan Kudus Asik dan Olah Sampah Organik 50 Ton Sehari
Dia mengungkapkan, bahwa data guru swasta penerima TKGS tahun ini sebanyak 9.020 sudah dimasukan ke dalam Aplikasi TKGS Diskominfo Kudus. Kendalanya, dari jumlah tersebut yang terbaca oleh tim verifikator baru guru swasta Kelompok Belajar (KB). Sementara yang lainnya belum.
“Meski terdapat kendala kami optimis verifikasi akan selesai tepat waktu. Terkait alokasi anggaran APBD untuk TKGS 2026, sementara ini kita mengusulkan sebesar Rp113 miliar,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

