BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sedang gencar membangun infrastruktur jalan. Dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, pemerintah daerah ingin memberikan fasilitas jalan yang mulus bagi warganya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menyampaikan, progres pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Kudus yang dibiayai dana cukai terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhir November 2025, pekerjaan telah mencapai sekitar 63 persen.
“Progres sampai saat ini kurang lebih sudah 63 persen. Dana yang digunakan sekitar Rp 61 miliar, semuanya dari DBHCHT,” jelas Harry melalui sambungan telepon, Selasa (25/11/2025).
Pembangunan tahun ini mencakup 31 ruas jalan dengan total panjang kurang lebih 60 kilometer dari total 507 kilometer jalan kabupaten. Pekerjaan dilakukan dengan beberapa metode, antara lain, betonisasi, menggunakan aspal Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), serta Aspal Lapen (Lapis Penetrasi Makadam) atau aspal goreng.
“Aspal goreng digunakan untuk perbaikan ruas Jalan Rahtawu-Semliro. Sebab, alat tak bisa naik ke lokasi di sana,” jelasnya.
Harry optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, yakni maksimal pada 28 Desember 2025. Untuk mengejar target tersebut, pihaknya menerapkan sistem kerja simultan di banyak titik dan siap menambah shift hingga malam hari.
“Kami kerja paralel di beberapa lokasi. Kalau diperlukan, pekerjaan bisa dilakukan sampai malam agar selesai sesuai target,” ungkapnya.
Meski dikebut, Harry memastikan kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas. Seluruh pekerjaan mengacu pada spesifikasi teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum.
“Masyarakat tak perlu meragukan kualitasnya. Meski dikerjakan cepat, standar tetap sesuai spesifikasi PU,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan DBHCHT sangat membantu pemerintah daerah mewujudkan jalan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Tahun ini hampir 100 persen pembangunan jalan dibiayai dana cukai. DBHCHT sangat bermanfaat untuk infrastruktur di Kudus,” ujarnya.
Editor: Suwoko

