31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Peletakan Batu Pertama SMP ITQ Al Hidayah, Mendikdasmen: ‘Siap Hadirkan Pendidikan Bermutu’

BETANEWS.ID, KUDUS – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Abdul Mu’ti, bersama Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMP ITQ (Islam Tahfidzul Qur’an) NU Al Hidayah, Jumat (21/11/2025).

Pembangunan sekolah baru yang terletak di Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog itu merupakan bagian dari pengembangan lembaga pendidikan di bawah Yayasan Al Hidayah yang sebelumnya telah memiliki MI, MTs, MA, hingga SMK.

Baca Juga: Dana Belum Cair, SPPG Dersalam Bae Hentikan Operasional MBG Sementara

-Advertisement-

Prof Abdul Mu’ti mengapresiasi Yayasan Al Hidayah yang terus memperluas layanan pendidikan di wilayah Kabupaten Kudus. Sebelumnya yang hanya pendidikan berbasis madrasah, kini juga menyediakan pendidikan berbasis sekolah formal.

“Selamat atas peletakan batu pertama SMP ITQ. Kami berharap lembaga ini terus ditingkatkan menjadi layanan pendidikan bermutu dan berkualitas untuk melahirkan generasi unggul, generasi kuat yang mampu membawa kemajuan bangsa dan negara,” katanya usai peletakan batu bata.

Pihaknya berharap, koordinasi terus terjalin dengan Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Untuk mendukung pelayanan pendidikan bagi masyarakat, pemerintah hadir memberikan bantuan dana berlangsungnya pembangunan. 

Pengasuh Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Hidayah, KH Zaenuddin Rusydan menjelaskan, pembangunan SMP ITQ akan berdiri di atas lahan seluas 2.615 meter persegi. Area tersebut nantinya akan menjadi pusat kegiatan pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

“Kompleks ini kami gunakan untuk SMP, SMK, dan pondok pesantren entertainment,” tuturnya. 

Untuk mengantisipasi bangunan mudah roboh, pihaknya menggandeng konsultan dari PUPR. Di mana semua spesifikasi baik besi, ukuran, dan campuran semen sesuai dengan standar, tanpa dikurangi.

“Rencananya gedung menggunakan dua lantai, dengan konstruksi tiga lantai. Untuk lantai tiga ada rooftop yang dapat digunakan santri untuk kegiatan murojaah dan menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Pada tahap pertama, pembangunan akan mencakup delapan lokal, terdiri dari tiga ruang kelas, ruang kepala sekolah dan guru, manajemen tata usaha, serta laboratorium komputer.

Baca Juga: Relawan Destana Kudus Gelar Latihan Gabungan di Bendungan Logung

Dia menyampaikan bahwa seluruh persuratan dan legalitas sudah lengkap dan saat ini prosesnya memasuki tahapan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sebelumnya, pengajuan juga telah dilakukan ke Kementerian Pertahanan dan Kementerian PU.

“Insyaallah operasional SMP ITQ akan dimulai tahun ajaran 2026/2027. Semua prosedur dan legalitas sudah berjalan sesuai aturan. Area ini pun sudah berstatus pekarangan dan sudah kuning,” tutupnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER