20 Gerai Kopdes Merah Putih di Jepara Mulai Dibangun 

BETANEWS.ID, JEPARA – Pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jepara saat ini mulai memasuki tahap pengerjaan. 

Sebelumnya pada Jumat, (17/10/2025) lalu pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) RI melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan 80.000 gerai dan gudang Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.   

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Penculikan dan Penyekapan, Makam Perempuan Asal Kerso Jepara Dibongkar 

-Advertisement-

Saat itu, di Kabupaten Jepara baru terdapat tujuh desa yang melakukan groundbreaking pembangunan gudang dan gerai Koperasi Merah Putih. 

Pembangunan itu dilakukan oleh Kemenkop UKM bekerjasama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) dan TNI. Namun, setelah pelaksanaan groundbreaking, pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih sempat berhenti.  

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengatakan dari pendataan yang dilakukan oleh Kodim 0719/Jepara sebenarnya sudah terdapat 53 desa yang sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih. 

Namun dari 53 desa, baru 20 desa yang siap untuk dilakukan tahap pembangunan. Dengan rincian, 11 desa sudah mulai proses pembangunan dan 9 sisanya sedang tahap persiapan. 

“Sehingga total ada 20 lokasi yang sudah siap dibangun (gerai dan gudang),” kata Zamroni pada Betanews.id, Kamis (13/11/2025). 

Zamroni melanjutkan, gerai dan gudang yang saat ini sedang dibangun memiliki luas 20×30 m2 dengan luas lahan 1.000 m2. Anggaran pembangunan gerai dan gudang tersebut bersumber dari PT Agrinas. 

“Anggarannya sekitar Rp600 juta itu untuk pembangunan gerai dan gudang saja,” sebutnya. 

Lahan yang digunakan untuk membangun gerai dan gudang menurut Zamroni, harus lahan yang berstatus milik desa atau pemerintah daerah. Sehingga menurutnya banyak desa yang kemudian terkendala pada proses penyiapan lahan. 

“Sesuai ketentuannya itu kan harus memakai tanah desa. Kadang desa punya tanah tapi luasnya kurang, ada yang lahannya luas tapi tempatnya tidak strategis, atau malah tanah bengkok,” ungkap Zamroni. 

Pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih di tahap pertama menurut Zamroni ditarget selesai pada tanggal 31 Januari 2026. 

Selain menyiapkan bangunan fisik, pemerintah menurut Zamroni saat ini juga sedang mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus koperasi dengan menggelar pelatihan peningkatan kompetensi. 

“Karena begitu gerai dan gudang selesai dibangun, harapannya koperasi merah putih ini bisa bersinergi dengan SPPG program MBG,” katanya. 

Terpisah, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tubanan, Sutrisno mengatakan pembangunan gerai dan gudang Koperasi yang ia pimpin oleh PT Agrinas sudah berjalan sekitar dua minggu yang lalu. 

Baca Juga: Ratusan Pengurus Kopdes Merah Putih di Jepara Mulai Dibekali Peningkatan Kompetensi 

Dalam pembangunan gerai dan gudang, pihak pengurus koperasi menurutnya tidak mengeluarkan uang atau Rp0,-. Sebab seluruh pembiayaan untuk saat ini menurutnya ditanggung langsung oleh PT Agrinas. 

“Modal dari PT Arginas atas rokemedasi dari Danantara dengan keputusan intruksi presiden. Kami tinggal menunggu serah terima gedung baru, kemudian menjalankan usahan sesuai arahan pusat,” katanya saat dihubungi melalui pesan tertulis.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER