Ratusan Pengurus Kopdes Merah Putih di Jepara Mulai Dibekali Peningkatan Kompetensi 

BETANEWS.ID, JEPARA – 390 pengurus dari 195 Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jepara mulai mendapat pelatihan peningkatan kompetensi. 

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengatakan pelatihan peningkatan kompetensi itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi. 

Baca Juga: 100 Tukang Becak di Jepara Terima Bantuan Becak Listrik Prabowo 

-Advertisement-

Agar nantinya pengurus koperasi memiliki bekal dalam menjalankan operasional kegiatan koperasi. 

Pelaksanaan pelatihan itu dibagi menjadi empat sesi. Dimana setiap sesinya diadakan selama tiga hari. Yaitu pada tanggal 4-6 November, 11-13 November, 18-20 November yang diikuti oleh 50 pengurus koperasi. Kemudian yang terakhir tanggal 25-27 November diikuti oleh 45 pengurus koperasi. 

Setiap sesi diikuti oleh dua orang perwakilan dari masing-masing pengurus Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih yang ada di Kabupaten Jepara. 

“Kegiatan peningkatan SDM bagi tenaga PMO dan Business Asistent itu kemarin kan sudah. Saat ini yang masih berjalan itu untuk teman-teman pengurus koperasi,” kata Zamroni pada Betanews.id, Rabu (12/11/2025). 

Para pengurus Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih tersebut menurut Zamroni dibekali berbagai macam materi. 

Diantaranya Membangun Koperasi Desa yang profesional, bertalenta dan berdaya saing; Regulasi dan arah kebijakan koperasi; Penyusunan pertanggungjawaban koperasi; Tata kelola dan kelembagaan koperasi. 

Membangun mindset wirausaha, Inovasi dan digitalisasi kopdes melalui Simkopdes, Penguatan kemitraan dan kolaborasi bisnis koperasi, Menggali model bisnis berbasis potensi. 

Baca Juga: Ngantor di Desa, Wiwit Bakal Jadikan Batealit Jadi Pusat Ternak Kambing Bor 

Membuat proposal bisnis, Menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, Manajemen pemasaran, Pengembangan model bisnis koperasi, Penyusunan proposal pembiayaan, dan terakhir pembukuan dasar dan analisa laporan keuangan koperasi. 

“Penguatan kompetensi SDM ini penting. Karena begitu gerai dan gudang koperasi yang ditarget selesai dibangun pada 31 Januari 2026, harapannya koperasi ini bisa bersinergi dengan SPPG untuk mensuplai kebutuhan pelaksanaan program MBG,” kata Zamroni.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER