31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Redam Dampak Panas Ektrem, Pemkab Kudus Semprot Jalan dengan Air Bersih

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tengah gelombang panas ekstrem yang terjadi beberapa hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengambil tindakan cepat. Dengan berupaya menyemprotkan air bersih di sejumlah ruas jalan utama di daerah perkotaan. 

Setidaknya, ada empat unit mobil tangki air yang dikerahkan demi menjalankan langkah ini. Terdiri satu unit dari BPBD Kudus dan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). 

Baca Juga: Anak Kudus Masuk Paling Mager di Indonesia, Begini Tanggapan Bupati Sam’ani

-Advertisement-

Titik penyemprotan air dimulai dari kawasan padat, yakni dari depan Pendapa Kudus mengelilingi Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, lalu ke Jalan Ahmad Yani, Jalan Dr. Loekmono Hadi, Jalan Dr. Ramelan, hingga di Jalan Jenderal Sudirman.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan, pihaknya memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus melakukan penyemprotan air bersih di sejumlah ruas jalan. Hal itu dilakukan guna mengurangi efek panas dan menekan suhu permukaan jalan. 

“Kemudian langkah ini juga dapat menjaga kebersihan kota dari debu akibat musim kemarau yang berkepanjangan,” katanya. 

Selain itu, kata Sam’ani, sebagai langkah darurat untuk menekan dampak buruk suhu panas ekstrem terhadap aktivitas keseharian warga di jalan. Sehingga hal itu dapat menyejukkan lingkungan.

“Kami berupaya menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, penyemprotan ini juga berfungsi membersihkan jalan dari debu mikro yang bisa mengganggu pernapasan dan kesehatan warga,” ujarnya.

Pihaknya memastikan, penyemprotan yang dilakukan tidak berhenti begitu saja. Ke depannya pihaknya akan melibatkan pihak swasta apa ila kondisi cuaca panas masih bertahan hingga beberapa hari ke depan. 

“Kita akan terus pantau perkembangan suhu harian secara ketat. Jika suhu ekstrem terus terjadi, penyemprotan akan kita jadwalkan ulang, terutama di titik-titik yang memiliki tingkat kepadatan aktivitas masyarakat yang tinggi. Kita akan libatkan pihak swasta,” terangnya.

Ia menyebut, bahwa kegiatan itu dapat memperkuat koordinasi antarlintas instansi dalam penanganan dampak cuaca ekstrem. Dia berharap, adanya langkah tersebut, bisa mengurangi panas yang berada di wilayah Kabupaten Kudus. 

Baca Juga: Royal Superfeed Meriahkan Kontes Embek Kudus, Tawarkan Kemitraan untuk Peternak

“Harapannya, suhu jalan dapat berkurang signifikan, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman,” sebutnya.

Sam’ani mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi air putih. Tak hanya itu pihaknya mengingatkan agar tetap membatasi paparan sinar matahari langsung, terutama saat siang hari.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER