BETANEWS.ID, KUDUS – President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, mengungkap survei yang menunjukkan bahwa anak-anak di Kabupaten Kudus termasuk paling malas bergerak (mager) di Indonesia. Fakta tersebut mendorong Djarum Foundation untuk terus berkomitmen menggelar turnamen olahraga usia dini, guna menumbuhkan semangat gerak dan kecintaan terhadap olahraga di kalangan generasi muda Kota Kretek.
Menanggapi hal itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai, langkah Djarum Foundation sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan prestasi olahraga sejak dini.
Baca Juga: Mangkrak 10 Tahun, Lahan Eks SMP 3 Kudus Bakal Disulap Jadi Restoran Cepat Saji
“Gagasan Pak Victor untuk terus menggelar turnamen olahraga usia dini di Kudus ini sangat baik. Pemerintah daerah tentu akan selalu mendukung penuh program tersebut,” ujar Sam’ani di sela kunjungannya ke Djarum Arena, Sabtu (18/10/2025).
Menurut Sam’ani, penyelenggaraan berbagai turnamen olahraga, baik berskala regional maupun nasional, tidak hanya bermanfaat bagi dunia olahraga, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Banyak hotel yang tingkat okupansinya meningkat dan penuh. Kos-kosan juga ramai, kuliner dan jasa transportasi ikut bergairah. UMKM menerima dampak manis dari gelaran turnamen olahraga seperti PON Bela Diri Kudus 2025 ini,” bebernya.
Lebih lanjut, Bupati Sam’ani menilai bahwa komitmen Djarum Foundation dalam menggelar turnamen olahraga secara rutin dapat menjadi peluang investasi baru, khususnya di sektor perhotelan. Ia pun mengundang para investor untuk ikut berkontribusi membangun fasilitas penunjang pariwisata olahraga di Kudus.
“Kami persilakan para investor membangun hotel di Kudus. Pemerintah akan mempermudah proses perizinannya,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga di Kabupaten Kudus agar para atlet lokal dapat bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
“Nanti kami akan bekerja sama dengan KONI dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) untuk meningkatkan pembinaan atlet. Saya ingin seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan di PON, SEA Games, hingga Olimpiade bisa berkembang di Kudus,” sebutnya.
Baca Juga: Bupati Kudus Gratiskan Retribusi PBG Pesantren dan Rumah Ibadah
Pada kesempatan yang sama, Sam’ani juga meninjau langsung pertandingan PON Bela Diri Kudus 2025 yang digelar di Djarum Arena, Kaliputu. Ia menyempatkan diri menonton beberapa cabang olahraga seperti pencak silat, sambo, dan kempo.
“Gelaran PON Bela Diri ini memberi semangat bagi kita semua. Semoga membawa dampak positif bagi Kudus sebagai Kota Sport Tourism, yang tidak hanya berprestasi tetapi juga menggeliat secara ekonomi,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

