31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

PON Bela Diri 2025 Jadi Langkah Awal Menuju Kejuaraan Dunia Kempo

BETANEWS.ID, KUDUS – Cabang olahraga (cabor) Shorinji Kempo menjadi salah satu magnet utama dalam gelaran PON Bela Diri Kudus 2025, yang berlangsung pada 12–26 Oktober di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah. Cabor Kempo dipertandingkan sejak Sabtu (18/10/2025) dan antusiasme luar biasa tampak dari ratusan atlet yang datang dari berbagai provinsi untuk jadi yang terbaik.

Wakil Ketua Umum II Persatuan Kempo Seluruh Indonesia (Perkemi), Beni Sukawanto, hadir langsung untuk meninjau ragam pertandingan nomor randori dan embu yang berlangsung, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet kempo dari berbagai daerah, yang bersaing ketat pada ajang multi-cabang ini.

Baca Juga: Tiga Kali Tumbang di Kandang, Pelatih Persijap Jepara Kecewa

-Advertisement-

Ia mengapresiasi semangat dan keseriusan para kontingen dalam mengikuti ajang bela diri bergengsi ini.

“Antusiasmenya sudah sangat bagus. Bahkan, 25 provinsi ikut berpartisipasi. Artinya mereka melihat ajang ini sudah setara dengan event multi-cabang besar di Indonesia,” ujar Beni saat ditemui di Djarum Arena, Sabtu (18/10/2025).

Beni yang juga menjabat sebagai Director World Shorinji Kempo Organization menilai, perhatian pengurus provinsi terhadap cabang olahraga Kempo semakin meningkat. Hal itu terbukti dari banyaknya atlet yang dikirim untuk memperebutkan total 96 medali, terdiri atas 28 emas, 28 perak, dan 40 perunggu.

Menurutnya, sejumlah provinsi masih menunjukkan dominasi dalam cabang olahraga ini. Biasanya yang stabil itu NTT (Nusa Tenggara Timur), Jawa Barat, dan Kalimantan Timur.

“Untuk Jawa Tengah sebagai tuan rumah, saya lihat mulai tumbuh lagi. Beberapa atletnya kualitasnya sudah bagus,” jelasnya.

Beni juga menyebut DKI Jakarta mulai bangkit setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan prestasi. Ia memuji penyelenggaraan pertandingan yang berjalan dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Fairness-nya bagus, semangat atletnya luar biasa, dan wasit juga objektif dalam mengambil keputusan. Tidak ada yang memihak. Ini yang membuat kami puas,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, PON Bela Diri Kudus juga dimanfaatkan PB Perkemi sebagai wadah penjaringan atlet potensial untuk Pelatnas. Beni menjelaskan, hasil kejuaraan ini akan menjadi bahan seleksi menuju Kejuaraan Internasional Shorinji Kempo ke-80 di Nagoya, Jepang, tahun 2027 mendatang.

“Ranking tiga besar di Kudus akan kita panggil untuk seleksi tim nasional. Dari situ nanti akan disaring lagi untuk menentukan tim utama Indonesia,” ungkapnya.

Beni menambahkan, proses seleksi di Pelatnas akan dilakukan secara terbuka dan profesional. Biasanya yang diambil tiga besar dari tiap nomor.

“Namun, semuanya tetap dilihat dari komitmen dan kesiapan atlet. Sebab, kadang ada yang bagus, tapi terkendala pekerjaan atau hal lain. Dari situ baru kita kerucutkan menjadi tim inti,” jelasnya.

Baca Juga: Keterbatasan Biaya, Tim Sambo Tempuh Perjalanan Darat 3 Hari Untuk Ikut PON Bela Diri Kudus 2025

Ia berharap penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025 dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet muda untuk menembus level nasional dan internasional.

“Event ini bukan hanya kompetisi, tapi juga pintu menuju Pelatnas dan prestasi dunia,” tegas Beni.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER