31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat, Bupati Sam’ani Wajibkan ASN Belanja di Pasar Tradisional

BETANEWS.ID, KUDUS – Suasana Pasar Kaliputu tampak berbeda pada Minggu (19/10/2025) pagi. Di antara para pedagang dan pembeli yang sibuk bertransaksi, tampak Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turut larut dalam suasana pasar, menenteng kantong belanja berisi sayur dan bahan pokok.

Kedatangannya bukan sekadar untuk berbelanja, melainkan bagian dari Gerakan ASN Belanja di Pasar Tradisional, sebuah inisiatif yang digagas Pemkab Kudus guna menggairahkan kembali aktivitas ekonomi rakyat kecil.

Baca Juga: Royal Superfeed Meriahkan Kontes Embek Kudus, Tawarkan Kemitraan untuk Peternak

-Advertisement-

Sambil tersenyum orang nomor satu di Kudus tersebut berbincang akrab dengan para pedagang, Sam’ani membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga. Ia menegaskan, langkah sederhana ini memiliki makna besar dalam membangkitkan semangat para pelaku UMKM dan pedagang pasar.

“Hari ini kami belanja di Pasar Kaliputu agar pedagang lebih berdaya. Hasil belanja kami serahkan ke panti asuhan. Semoga membawa manfaat dan berkah,” ujar Bupati Sam’ani penuh semangat.

Menurutnya, gerakan tersebut akan digalakkan secara rutin di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap hari Jumat, terutama setelah ASN menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), mereka dianjurkan menyisihkan minimal Rp50 ribu untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Kita niatkan ini sebagai ibadah sosial. Gerakan ini bisa jadi amal bersama yang bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnnya.

“Dengan begitu, pasar-pasar di Kudus kembali hidup dan pedagang makin bersemangat.” imbuhnya.

Belanja bisa dilakukan setelah kegiatan olahraga Jumat pagi atau sepulang kerja. Barang yang dibeli boleh dibawa pulang untuk keluarga atau disumbangkan ke panti sosial, lembaga yatim, atau warga yang membutuhkan.

Langkah ini juga menjadi bentuk empati pemerintah terhadap kondisi pasar tradisional yang sempat sepi pembeli beberapa waktu terakhir. Bupati memastikan, Pemkab Kudus akan segera menerbitkan surat edaran resmi agar seluruh ASN berpartisipasi aktif dalam gerakan ini.

“ASN jangan hanya bekerja di balik meja, tapi juga harus hadir di tengah masyarakat. Dengan berbelanja di pasar tradisional, kita ikut menggerakkan ekonomi rakyat,” tegas Sam’ani.

Usai berbelanja, Bupati menyerahkan hasil belanjaan tersebut ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Samsah di Desa Singocandi. Ia berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi banyak pihak untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.

Baca Juga: Anak Kudus Masuk Paling Mager di Indonesia, Begini Tanggapan Bupati Sam’ani

Bagi Sam’ani, gerakan ini bukan hanya soal transaksi ekonomi, melainkan gerakan moral dan sosial. Di tengah tantangan ekonomi yang kian berat, langkah sederhana ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga denyut ekonomi lokal.

“Kalau pasar ramai, pedagang senang, ekonomi daerah pun ikut bergerak,” jelas Sam’ani.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER