BETANEWS.ID, PATI – Setelah sekitar 1,5 jam massa dari Masyarakat Pati Bersatu melakukan orasi dan memenuhi jalanan di depan Gedung DPRD Pati, akhirnya beberapa perwakilan mereka diperbolehkan untuk masuk ke gedung dewan.
Tampak pimpinan dewan, yakni Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati Hardi, Wakil Ketua II Bambang Susilo dan Wakil Ketua III Suwito menemui perwakilan massa di dalam gerbang dewan.
Baca Juga: Massa Demo Mulai Padati Alun-alun Simpang Lima Pati
Setelah melakukan perbincangan sebentar, perwakilan pendemo ini kemudian diajak untuk melakukan audiensi di Ruang Rapat Gabungan DPRD Pati.
Saat menemui perwakilan pendemo Ali Badrudin menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah menyampaikan pendapatnya soal hak angket.
“Terima kasih kehadirannya untuk menyampaikan pendapatnya terkait hak angket yang sedang bergulir, ” ujar Ali Badrudin, Jumat (19/9/2025).
Ali pun menyampaikan, agar suasana lebih enak, pihaknya mempersilakan perwakilan untuk masuk ke ruangan dewan yang telah disiapkan.
Setelah itu, perwakilan dari pendemo akhirnya memasuki Gedung DPRD Kabupaten Pati untuk audiensi dan menyampaikan 13 tuntutan. Namun audiensi tersebut digelar tertutup dan terbatas di Ruang Rapat Gabungan.
Sebelumnya, Harno, Koordinator Lapangan mengatakan, setidaknya ada 13 poin tuntutan yang akan dilayangkan kepada para wakil rakyat. Inti dari seluruh tuntutan tersebut adalah mendesak DPRD agar serius dan konsisten dalam menjalankan proses Pansus Hak Angket untuk pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Beberapa poin tuntutan utama di antaranya adalah, mendesak seluruh ketua partai politik di Pati untuk mengawal tuntas Pansus Hak Angket.
Kemudian, menolak rencana penggantian Ketua Pansus Hak Angket oleh DPRD atau Fraksi PDIP dan meminta DPRD mengganti anggota Pansus yang dianggap tidak konsisten alias “masuk angin”.
Baca Juga: Tiga Polres dari Luar Pati Dilibatkan untuk Amankan Aksi Demo
Selanjutnya, mereka juga mendesak DPC Gerindra Kabupaten Pati untuk memecat Sudewo dari jajaran pengurus DPP maupun keanggotaan partai.
Harno menegaskan, bahwa aksi ini akan dilakukan secara damai namun tetap tegas dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.
Editor: Haikal Rosyada

