Pemkab Jepara Ajukan Bantuan Senilai Rp107 Miliar untuk Perbaiki Ratusan Sekolah Rusak 

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebanyak 237 sekolah di Kabupaten Jepara mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam kondisi rusak. 

Untuk memperbaiki ratusan sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengajukan bantuan proposal kepada Pemerintah Pusat sebesar Rp107 miliar. 

Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat Longsor Galian C di Desa Bungu Jepara 

-Advertisement-

Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Edi Utoyo menjelaskan, dari total anggaran yang diajukan, baru beberapa yang bisa terealisasi. Yaitu sebanyak 25 paket atau sekolah.

“Anggaran yang sudah ada memang belum bisa mengcover semua, tapi sedang kami upayakan. Dari 25 paket itu (sekolah), rehabilitasi untuk SMP sudah dimulai. SD akan dimulai sekitar awal bulan Agustus,” katanya saat ditemui di Kantor Disdikpora Jepara, Kamis (31/7/2025).

Adapun rincian kerusakan yang dilaporkan meliputi, 12 ruang di 4 sekolah TK dengan kondisi rusak sedang hingga berat. Anggaran yang diajukan untuk rehabilitasi sekitar Rp2,1 miliar.

Kemudian, 599 ruang di 211 SD dengan total anggaran yang diajukan Rp89,8 miliar. Selanjutnya 108 ruang kelas di 22 SMP dengan kondisi rusak berat. Anggaran yang diajukan Rp15 miliar.

Beberapa sekolah yang mengalami kerusakan cukup diantranya, yaitu SDN 3 Margoyoso mengalami kerusakan di bagaian atap. Hal seruoa juga terjadi di SDN 1 Damarjati sehingga atapnya disangga menggunakan kayu. 

Kemudian SDN 2 Bungu mengalami kerusakan di bagian dinding. Sementara SDN 2 Tigajuru bagian atapnya juga mengalami kerusakan sehingga harus disangga menggunakan kayu. 

“Rata-rata sekolah rusak karena atapnya yang dimakan rayap (serangga) dan alasnya retak,” ungkapnya. 

Edi menyebut, anggaran dari APBN 2025 tersebut memamg belum mampu mencakup seluruh kebutuhan rehabilitasi. Sebab itu, prioritas rehabilitasi diberikan kepada sekolah-sekolah yang mengalami rusak berat.

Baca Juga: Pekerja Tambang Galian C di Jepara Meninggal Dunia Usai Tertimpa Longsor

Terpisah, Bupati Jepara, Witiarso Utomo pada Selasa, (29/7/2025) lalu telah bertemu dengan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD Kemendikdasmen, Dr. Eko Susanto. Dalam pertemuan tersebut, Wiwit menyampaikan harapannya agar pada tahap kedua nanti, jumlah bantuan dapat diperluas.

“Harapan kami, di tahap berikutnya ini jumlahnya bisa lebih banyak lagi, khususnya untuk satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat maupun sedang,” ujarnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER