31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Butuh 102 Dapur MBG, Jepara Baru Miliki 8 Dapur MBG yang Sudah Beroperasi 

BETANEWS.ID, JEPARA – Kabupaten Jepara membutuhkan 102 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang salah satu fungsinya digunakan sebagai dapur produksi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan sampai saat ini baru terdapat 8 unit SPPG sebagai dapur MBG yang sudah beroperasi di Kabupaten Jepara. Adapun unit ke-8 yang baru diresmikan yaitu Dapur SPPG program mitra mandiri Yayasan At-Taqwa di Desa Karangnongko, Kecamatan Nalumsari. 

Baca Juga: Atap Ruang Kelasnya Ambrol, Siswa di SDN Demangan Jepara Terpaksa Belajar di Gudang Sekolah

-Advertisement-

“Kemarin kita baru meresmikan unit SPPG ke-8 yang sudah resmi beroperasi dari 12 unit SPPG yanh sedang dibangun di Kabupaten Jepara,” katanya pada Betanews.id, Selasa (5/8/2025).  

Dapur SPPG tersebut nantinya mampu melayani 3.800 porsi MBG untuk pelajar di tingkat SD-SMP. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG, ia mengatakan saat ini Pemkab Jepara sudah menyediakan lima lahan di lima lokasi berbeda untuk dibangun sebagai lokasi dapur MBG. 

Namun dalam pembangunannya nanti, Pemkab Jepara hanya menyediakan lahan. Sementara pengelolaan dan pembangunan dapur MBG diserahkan kepada calon investor. 

“Kami (pemerintah daerah) diminta untuk menyiapkan lahan yang nanti bisa dikerjasamakan dengan investor atau institusi lain yang mau membangun dapur MBG. Pengelolanya nanti langsung pihak investor,” katanya. 

Kemudian terkait rencana Badan Usaha Desa Milik Bersama (Bumdesma) yang ingin mendirikan dapur MBG, ia mengaku pihaknya masih akan mengkoordinasikan usulan tersebut. 

Sebab sesuai aturan regulasi yang berlaku, 20 persen dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) bisa digunakan untuk ketahanan pangan. 

“Kita akan rapatkan karena anggaran dana desa ini kan ada 20 persennya bisa digunakan untuk ketahanan pangan. Nanti akan kita rapatkan biar ini tidak tumpah tindih antara bumdes, bumdesma, dan koperasi merah putih,” ujarnya. 

Baca Juga: Bikin Macet, Pemkab Jepara Berencana Relokasi Pasar Pecangaan

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menyebutkan lima lokasi lahan yang sudah disiapkan Pemkab Jepara yaitu di Desa Karimunjawa Kecamatan Karimunjawa, Desa Semat Kecamatan Tahunan, Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakis Aji, Desa Tunahan Kecamatan Keling, dan Desa Damarjati Kecamatan Kalinyamatan. 

“Yang empat desa kemarin sudah dicek dari BGN (Badan Gizi Nasional), tapi yang Karimunjawa belum jadi dicek,” ungkapnya. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER