BETANEWS.ID, KUDUS – Upaya pelestarian lingkungan kembali digencarkan melalui aksi nyata dengan penanaman ribuan bibit pohon di Kabupaten Kudus, Kamis (21/8/2025). Aksi nyata itu diselenggarakan oleh Bhakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menggandeng Kodam IV/Diponegoro, serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus di kawasan Bukit Patiayam, lebih tepatnya di area sekitar Bendung Logung, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Kegiatan penanaman pohon itu dilakukan usai penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 tahun 2025 di Desa Kandangmas. Setidaknya ada 10.000 bibit pohon ditanam untuk menghijaukan kawasan Patiayam.
Baca Juga: Lampu Stadion Sempat Mati Saat Uji Coba Persiku, Bupati Kudus Pastikan Sudah Diperbaiki
Direktur Komunikasi Djarum Foundation, Mutiara Dyah Asmara mengatakan, kegiatan penanaman pohon itu merupakan wujud kolaborasi antar sektor untuk menjaga kelestarian bumi. Melalui gerakan Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling), pihaknya juga melibatkan generasi muda untuk menginspirasi, memberikan gagasan, ide, dan solusi baru terkait keberlanjutan.
“Hari ini kita bersama-sama bisa menanam 10.000 bibit pohon di daerah Patiayam Kudus. Semoga kolaborasi ini bisa tetap berjalan dan akan membawa bumi lestari dan berkelanjutan,” bebernya, usai penanaman, Kamis (21/8/2025).
Jenis bibit yang ditanam, kata dia, meliputi flamboyan merah, kepoh, mahoni, salam, bungur, kopi, dan berbagai bibit tanaman buah-buahan. Meski begitu, mayoritas penanaman pohon di kawasan Patiayam tersebut lebih banyak bibit pohon kopi.
Tak hanya penanaman pohon, kegiatan itu juga dilakukan penebaran 1 juta bibit ikan di area Bendung Logung. Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin menyebut, kegiatan ini sangat penting untuk menjawab tantangan perubahan iklim.
“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa menurut kami. Karena dalam situasi perubahan iklim seperti ini, kita butuh tanaman untuk menyerap CO2 (karbon dioksida) dan menghasilkan O2 (oksigen) sebanyak-banyaknya,” jelasnya.
Menurutnya, manfaat dari kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh generasi sekarang, tetapi juga untuk anak cucu di masa mendatang.
“Dengan adanya penanaman ini, harapannya yang menikmati adalah anak cucu kita nanti, bukan kita. Maka anak cucu kita nanti yang menikmati bagaimana hijaunya, rimbunnya daerah, wilayah Logung ini,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Kudus Gelontorkan Rp42 Miliar untuk 16 Paket Proyek Infrastruktur 2025
Selain dapat menjaga keseimbangan ekosistem, penyebaran bibit ikan juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama warga masyarakat Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe.
“Harapannya dengan penanaman ini, penyebaran ikan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitar sini,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

