BETANEWS.ID, KUDUS – Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya dari Proliman Tanjungkarang hingga Desa Lambangan kini mulai diperbaiki. Tampak alat berat seperti attachment breaker hydraulic dan excavator sedang mengerjakan perbaikan jalan di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Rehabilitasi atau perbaikan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah. Mengingat di jalan tersebut utamanya dari arah selatan ke utara sangat memprihatinkan dan tidak nyaman bagi pengguna jalan.
Baca Juga: ASN dan Penerima Manfaat di Kudus Diwajibkan Jadi Peserta Kopdes Merah Putih
Koordinator Lapangan DPU Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Budi Utomo menyampaikan, target perbaikan jalan adalah sepanjang 2.418 meter. Menurutnya, pengerjaan proyek sudah berjalan satu pekan ini.
“Jadi untuk perbaikan ini kita fokuskan pada jalan yang mengalami kerusakan parah. Targetnya ada 403 segmen, di mana per segemennya sepanjang 6 meter. Jadi menyesuaikan kondisi jalan, kita ambil jalan yang memang mengalami kerusakan parah,” bebernya saat ditemui di lokasi, Selasa (29/7/2025).
Sejauh ini pihaknya memberlakukan buka tutup jalur, lantaran jalan tersebut merupakan jalan utama yang menghubungkan dua kabupaten antara Kudus dan Grobogan. Hal itu dilakukan guna mengurai kemacetan jalan.
“Jadi kita kerja semaksimal mungkin, lalu lintas dengan memperhatikan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja). Mengingat kita ini sedang pelaksanaan pembangunan dan masih nunggu material, mungkin satu dua hari lagi baru bisa bekerja untuk lapisan LPA (lapisan pondasi agregat kelas A),” jelasnya.
Ia mengakui, bahwa saat ini pihaknya masih kekurangan armada pengangkut material beton yang sudah dihancurkan. Sehingga untuk pekerjaan belum bisa maksimal dan cepat.
“Kita akui masih kekurangan armada sehingga masih banyak material yang numpuk. Kita sudah tegur ke pelaksana untuk menambah armada yang dapat mengangkut material,” sebutnya.
Terpisah, Konsultan CV Manggala Karya Bangun Sarana, Romy Agung menambahkan, pekerjaan utama dalam rehabilitasi Jalan Jati-Kalmbu adalah mengganti jalan rusak. Pertama yang dilakukan, dengan membongkar pondasi agregat yang alami kerusakan baru setelah itu dilakukan pengecoran.
“Untuk titik-titik fokus adalah jalan yang alami kerusakan parah di sepanjang jalan mulai dari lampu merah Tanjungkarang sampai Desa Lambangan,” tuturnya.
Baca Juga: Diduga Karaoke Pada Jam Kerja, Dua ASN Pemkab Kudus Dicopot Sementara dari Jabatan
Ia menjelaskan, target pengerjaan jalan sesuai kontrak kerja selama 180 hari, terhitung mulai 20 Juni hingga 16 Desember 2025. Ia menyebut anggaran pembangunan rehabilitasi jalan tersebut sekitar Rp7,7 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.
“Harapannya dengan pembangunan ini, jalan semakin bagus. Jadi perjalanan baik dari Kudus sampai Purwodadi atau sebaliknya lancar. Sehingga ekonomi masyarakat juga terangkat,” paparnya.
Editor: Haikal Rosyada

