BETANEWS.ID, KUDUS – Bagi mahasiswa UIN Sunan Kudus, nama Suciatun bukanlah nama asing saat berbicara soal warung makanan dengan harga bersahabat. Sejak tahun 2020, warung makan milik perempuan asal Pemalang itu telah menjadi bagian dari keseharian para mahasiswa, khususnya yang beraktivitas di Kampus Barat UIN Sunan Kudus.
Terletak di lokasi yang strategis, di jalan belakang kampus, warung milik perempuan yang akrab disapa Suci itu hampir tak pernah sepi pembeli. Ia bercerita, berbekal keahliannya dalam memasak, Suci membuka warung makan yang menawarkan berbagai menu rumahan. Di antaranya nasi rames, nasi bening, sop, dan cemeding.
Baca Juga: Sukses dengan Telur Gulung, Endogmu Segera Luncurkan Seafood Gulung
Dari semua pilihan yang ada, cemeding menjadi menu yang paling diminati. Cemeding khas buatan Suci terbuat dari sayuran segar seperti kangkung, toge, timun, dan bunga turi, yang disiram dengan bumbu kacang khas racikannya.
Rasanya yang unik, perpaduan pedas dan asam dari jeruk nipis menjadikan setiap suapan terasa segar dan menggugah selera. Meski mirip dengan pecel, cemeding ini punya rasa yang tak bisa disamakan.
“Meski bahannya mirip pecel, tapi rasanya beda,” ungkap perempuan 47 tahun itu.
Untuk bisa menikmati seporsi cemeding buatan Suci, pembeli cukup merogoh kocek Rp8.000 saja. Harga yang ramah di kantong mahasiswa ini menjadi salah satu alasan kenapa warungnya selalu ramai.
Selain itu, di sana juga tersedia pula aneka gorengan sebagai pelengkap. Mulai dari tempe, tahu isi, bakwan, hingga mendoan yang selalu hangat tersaji di atas tampah kecil.
Buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, Suci mampu meraup omzet hingga Rp 900.000 per hari. Mengingat banyaknya pelanggan, ia dibantu oleh anaknya. Sang anak biasanya bertugas membantu menyiapkan bahan, melayani pembeli, hingga membereskan warung saat tutup.
“Alhamdulillah banyak yang cocok. Walaupun cuma sayuran, tapi saya selalu pastikan semuanya segar dan bumbunya saya buat baru setiap pagi. Saya nggak mau asal-asalan,” ungkap Suci saat ditemui beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Jagung Bakar Bu Sablah, Camilan Legendaris di GOR Wergu Kudus
Sementara itu, Eva, mahasiswa semester akhir yang sudah lama berlangganan di warung tersebut, mengaku ketagihan dengan cemeding buatan Suci.
“Cemeding ini rasanya beda dari yang lain. Perpaduan pedas dan asamnya pas banget. Rasanya segar dan bikin nagih. Ini makanan favorit saya kalau makan di kampus,” bebernya.
Penulis: M. Fatkhur Rifqi, Mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus
Editor: Haikal Rosyada

