BETANEWS.ID, JEPARA – Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum) Bulog berencana untuk menambah gudang baru di Kabupaten Jepara.
Ia mengatakan rencana penambahan gudang baru tersebut, nantinya tidak hanya sebagai tempat untuk menyimpan beras, tetapi juga penambahan alat penggilingan padi.
Baca Juga: Tertarik Proyek Pelabuhan Jepara, Investor Asal Spanyol Bakal Tinjau Lokasi Oktober Mendatang
“Saat ini dari pihak Bulog masih menyusun terkait RAB-nya, yang dibutuhkan nanti berapa. Mudah-mudahan dalam waktu 1-2 minggu ke depan, Bulog sudah bisa bertemu kembali dengan kita,” katanya usai kegiatan Bupati Ngantor di Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri, Selasa (8/7/2025).
Rencananya penambahan gudang baru Bulog tersebut berada di Desa Suwawal, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara. Diketahui saat ini, Bulog sudah memiliki Gudang yang berada di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan.
“Lokasi yang baru nanti akan disatukan di Pakisaji, kecamatan Pakisaji. Sehingga nanti disana ada SR dan gudang bulog, dan pertanian dari Perusda,” ujarnya.
Keberadaan gudang tersebut diharapakan juga bisa meningkatkan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan di Kabupaten Jepara.
“Pasti otomatis meningkatkan daya pangan, secara langsung memberikan harga baik dan kepastian bagi petani sehingga petani bisa sejahtera dengan penjualan yang maksimal,” ujarnya.
Baca Juga: Tiket Kapal Karimunjawa Dipastikan Penuh Hingga Bulan September
Rencana pembuatan gudang Bulog tersebut ia mengatakan sebagai bentuk tanggapan dari keluhan kelompok tani Desa Banjaragung yang merasa kesulitan saat hendak memproses padi yang dihasilkan.
“Karena ada petani yang mengeluh tidak punya alat pengilingan dan pengering jadi kesusahan sehingga meminta alat tersebut. Kemudian kami sampaikan bahwa dari Bulog ini berencana untuk menambah gudang dan juga ada alat penggilingan serta pengering padi,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

