Kudus Mulai Laksanakan Pelatihan Koding dan KA untuk Guru SD

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, mulai melaksanakan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA). Pelatihan yang diikuti sejumlah guru di Kudus ini mulai dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kudus, Selasa (2/7/2025). Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap calon pengajar pada mata pelajaran Koding dan KA.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, perwakilan dari Disdikpora Kabupaten Kudus, Agus Nurdin mengatakan, pelatihan ini sebagai persiapan untuk mata pelajaran baru yang nanti akan diterapkan di sekolah. Skema penerapannya, mata pelajaran Koding dan KA bisa menjadi mata pelajaran wajib, bisa juga menjadi pelajaran pilihan.

“Kita tunggu saja nanti keputusan dari Kemendikdasmen (Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah). Tapi sepertinya (Koding dan KA) hanya akan menjadi mata pelajaran pilihan,” ungkapnya.

-Advertisement-

Baca juga: Meski Terkendala Anggaran, Disdikpora Upayakan Sekolah di Kudus Capai Predikat Adiwiyata 

Menurutnya, pelajaran koding tidak semudah yang dibayangkan. Agus yang pernah menjadi guru matematika lebih dari 30 tahun, mengaku sulit mempelajari koding. Meski ada unsur matematikanya, namun koding tidak sesederhana yang dibayangkan.

“Dulu saya pernah mengikuti diklat koding, ternyata sulit. Awalnya saya pikir mudah, karena saya guru matematika. Ternyata sulit,” katanya.

Oleh karena itu, Agus meminta peserta pelatihan untuk serius mengikuti jalannya acara. Dia berharap, para calon pengajar Koding dan KA benar-benar menyerap ilmu yang disampaikan dalam pelatihan. “Jangan sampai nanti muridnya lebih pinter dari gurunya,” tutur Agus.

Acara Pelatihan Koding dan KAA di Kudus diselenggarakan oleh Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Aswaja Nusantara Career Development Center (CDC). Pada pelatihan batch 1 kali ini, pelatihan diikuti 25 guru dari sejumlah sekolah dasar.

Menurut Trainer LPD Aswaja Nusantara CDC, Riska Susilowati, pelatihan di Kudus untuk sekolah dasar akan dilangsungkan dua batch. Pada batch 1, pelatihan dilaksanakan 2-7 Juli 2025. Sedangkan untuk batch 2 rencananya akan diselenggarakan pada 8-12 Juli 2025.

“Tujuan dari pelatihan ini, untuk memberikan pemahaman terhadap para guru tentang koding dan KA. Melalui pelatihan ini, para calon pengajar mata pelajaran Koding dan KA tidak sekadar melek digital. Tapi lebih dari itu, mereka juga diharapkan untuk memahami konsep dasar, manfaat, dan dampak teknologi digital,” tutur Riska, usai pelatihan pada hari pertama.

Baca juga: 50 Akun SPMB Tak Ajukan Verifikasi, Disdikpora Kudus: ‘Tak Bisa Daftar di SMP Negeri’

Riska menjelaskan, di era teknologi digital yang berkembang sangat cepat, sangat penting bagi kita untuk menyiapkan generasi yang cakap teknologi. Namun, mereka juga harus diajarkan bagaimana memahami literasi digital dan memiliki etika dan tanggung jawab.

“Pembelajaran Koding dan KA memang program baru, tapi visi jangka panjang untuk membentuk siswa berpikir komputasional, kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap masa depan,” tuturnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER