BETANEWS.ID, JEPARA – Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus menjadi berkah tersendiri bagi penjual bendera musiman.
Salah satunya Abdul Muchin (57), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Jepara. Pria kelahiran tahun 1968 tersebut bercerita ia sudah 25 tahun menjadi penjual bendera musiman.
Baca Juga: Polisi Tangkap Lima Pelaku Baru Kasus Pengeroyokan Pemuda di Jepara Hingga Meninggal
Saat musim penjualan bendera, ia berjualan di seberang Pasar Jepara Satu, mulai pukul 06.00-14.00 WIB dan dilanjutkan pada pukul 19.00-22.00 WIB di lokasi yang sama.
“Jualan bendera udah dari tahun 2000, jadi kalau sekarang ya sudah 25 tahun,” katanya saat ditemui Betanews.id, Senin (28/7/2025).
Muchin bercerita, ia dulunya merupakan tenaga finishing mebel borongan. Namun saat kondisi mebel Jepara mulai tidak stabil, ia kemudian berganti profesi menjadi pedagang musiman.
“Pekerjaan saya tidak menentu karena memang musiman. Kalau musim bendera ya jualan bendera, kalau tahun baru, jualan kembang api. Kalau hari biasa, jualan mainan anak. Kalau sekolah libur, ada modal biasanya jualan sepeda motor berkas,” ujarnya.
Selain bendera merah putih berbagai ukuran, Muchin juga menjual umbul-umbul dan berbagai aksesoris lain khas HUT Kemerdekaan RI. Untuk bendera, Muchin biasanya memesan dari Kabupaten Kudus. Sedangkan untuk umbul-umbul dari Kota Bandung.
Selama satu musim berjualan atau sekitar 3 minggu, Muchin biasanya mampu menjual bendera sekitar 25-30 kodi atau sekitar 500-600 buah bendera. Sedangkan untuk umbul-umbul sekitar 50 buah.
“Biasanya pesen dari awal Bulan Juli, terus nanti sekitar akhir bulan mulai jualan. Pesennya lewat online,” katanya.
Bendera yang ia jual, memiliki dua jenis ukuran. Yaitu 60×90 meter dengan harga Rp15 ribu dan 80×120 meter dengan harga Rp20 ribu. Sedangkan untuk umbul-umbul dengan panjang 4 meter, ia jual dengan harga Rp55-60 ribu dan untuk panjang 5 meter, Rp80 ribu.
“Kalau belinya satu kodi, nanti harganya beda, saya kasih diskon. Ngga mahal lah kalau di saya (harga bendera dan umbul-umbul-nya),” ujarnya.
Saat ini, Muchin mengaku baru tiga hari berjualan, sehingga bendera dan umbul-umbulnya belum banyak yang terjual.
Baca Juga: Ary Bachtiar Resmi Jadi Sekda Baru Jepara
“Kalau ini masih biasa, mulai ramai itu nanti, kalau dari kabupaten sudah menghimbau untuk pasang bendera, biasanya yang beli mulai banyak,” ungkapnya.
Di tahun lalu, saat sedang ramai dalam sehari ia mampu menjual 60-80 bendera dalam sehari dengan omzet mencapai Rp500-600 ribu.
Editor: Haikal Rosyada

