Ikuti World Archery Youth Championship Kanada, Enam Atlet Panahan Junior Jalani TC di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Enam atlet panahan junior jalani training camp (TC) di lapangan SuperSoccer Arena (SSA) Kudus, Senin (28/7/2025). Mereka mulai lakukan latihan sebagai persiapan untuk mengikuti World Archery Youth Championship 2025 di Kanada, 18-24 Agustus mendatang.

Pelatih Nasional Panahan Junior, Rahmat Sulistyawan menyampaikan, ajang tersebut sangat bergengsi, mengingat hampir semua negara ikut serta dalam kejuaraan itu. Apalagi 16 besar di kejuaraan tersebut nantinya akan mendapat tiket berlaga ke Youth Olimpic Games Dakar 2026.

Baca Juga: Bansos 20 Kg Cair, Kuli Serabutan di Kudus Harap Program Terus Berlanjut

-Advertisement-

“Enam atlet tersebut terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan. Mereka merupakan juara di Kerjurnas panahan di Kudus pada awal Juni lalu,” bebernya saat ditemui di sela kegiatan, Senin (28/7/2025).

Ia mengatakan, atlet yang akan diberangkatkan ke Kanada akan menjalani latihan di Kudus selama kurang lebih dua pekan. Menurutnya, fokus latihan yang bakal dilakukan adalah mengenai skor, baik dari perorangan, beregu dan mIxed team.

“Fokus latihan, persiapan pertandingan, baik skoring perorangan, beregu, maupun mixed team. Paling penting, kita menjaga endurance (daya tahan tubuh) dan menjaga kebugaran,” tuturnya.

Dalam gelaran itu, kata Rahmat, setidaknya Indonesia menargetkan mendapatkan tiket lolos ke ajang Youth Olimpic Games Dakar 2026, di Senegal. Bahkan ia mengaku optimis dengan atlet yang dibawanya meraih tiket yang ditargetkan.

“Targetnya nanti kita bisa mendapatkan tiket Youth Olimpic Games, baik putra maupun putri. Di sana ada minimal batas skor 320 di kualifikasi selanjutnya di aduan. Peluangnya, ke enam atlet melebihi dari batas skor yang ditentukan world Archery,” ungkapnya.

Wakil ketua umum (Waketum) bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perpani, Abdul Razak mengucapkan terimakasihnya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Djarum Foundation yang sudah menseleksi atlet panahan junior dan memberi kesempatan atlet berlatih di SSA.

“Kita tahu bahwa saat ini, negara sedang efisiensi untuk pembiayaan. Alhamdulillah kerjasama dengan Djarum dan Perpani Jateng, dan Kementora, tim panahan junior sudah terbentuk,” tuturnya.

Dari 22 atlet yang dipanggil untuk mengikuti seleknas enam atlet berhasil ewakili Indonesia pada ajang tersebut. Mereka adalah, Raz Azhar Azaqi, Hylmi Nauca Zaidan, Malik Adzka Abdurrahman, Fayola Jingga Naeva, Shafira Nurin Najwa, dan Fathiyya Erista Maharani.

Baca Juga: Caping Kalo Mejeng di Pameran Abirama Purbakala, Upaya Kenalkan Kearifan Lokal Secara Luas

Terpisah, salah satu atlet, Shafira Nurin Najwa mengaku menargetkan meraih medali di ajang World Archery Youth Championship Kanada 2025. Meski belum mengetahui lawan berat di ajang itu, ia bahkan optimis dan bawa pulang medali.

“Untuk saat ini kita tetap menjalani latihan rutin. Targetnya sih semoga bisa meraih medali dan bisa merebut tiket Youth Olimpic Games,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER