BETANEWS.ID, KUDUS – Di balik keramaian Jalan Kramat Ngangguk, tepatnya di belakang SMP 2 Kudus, aroma sempolan goreng tercium menggoda. Di salah satu sudut deretan pedagang kaki lima, tampak seorang pria bertopi hitam sibuk menggoreng sempolan di atas panci besar. Ia adalah Dwi Apriyanto (25), yang akrab disapa Ahoy, pemilik usaha Sempolan Ayam Ahoy yang kini ramai digemari berbagai kalangan.
Usaha ini dirintis Ahoy sejak akhir tahun 2017, bermula dari kebingungan mencari pekerjaan setelah lulus SMA. Sang kakak yang hobi membuat resep makanan, menawarkan Ahoy sebuah resep sempolan ayam. Tak disangka, dari coba-coba itu justru menjadi jalan rezeki.
Baca Juga: Kopi Semangat Kudus Tawarkan Pengalaman Ngopi Rasa Belanda
“Awalnya bingung cari kerja, terus mbak saya nawarin resep sempolan ini. Saya coba jualan, ternyata laku. Sampai sekarang masih bertahan,” ujar Ahoy saat ditemui beberapa waktu lalu.
Bukan sekadar sempolan biasa, yang membedakan Sempolan Ayam Ahoy adalah bumbu dan teknik memasaknya. Ahoy tidak menggunakan wajan seperti pedagang lainnya, melainkan panci tertutup, agar matangnya lebih merata dan cepat.
Tak hanya itu, bumbu pelengkapnya pun khas, yakni kecap manis berbumbu, bukan saus tomat atau sambal instan seperti kebanyakan. Perpaduan inilah yang membuat cita rasa sempolannya lebih gurih dan manis legit, cocok untuk lidah siapa saja.
“Rasa itu cocok-cocokan ya, tapi kebanyakan pembeli lebih suka bumbu kecap khas saya ini. Jadi mereka balik lagi,” jelasnya.
Kepopuleran sempolan Ahoy kian melejit setelah viral di TikTok. Beberapa teman Ahoy membuat konten sederhana tentang dagangannya dan ternyata berhasil viral. Sejak saat itu, warung sempolan Ahoy tak pernah sepi antrean.
“Itu teman saya yang upload, eh malah viral. Dari situ makin banyak yang datang. Sekarang bisa laku hingga 1000 porsi sehari,” katanya bangga.
Meski begitu, ia tak membawa semua stok sekaligus ke lapak. Karena kendaraannya terbatas dan rumahnya dekat, ia mengangkut sempolan secara bertahap dari rumah ke lokasi jualan.
Baca Juga: Kisah Paulin dan Doni, Sepasang Suami Istri yang Sukses Bisnis Zuppa Soup
Ahoy berjualan setiap kecuali hari minggu. Biasanya ia mulai buka pukul 09.30 WIB hingga 15.30 WIB, atau hingga sempolannya habis.
“Kadang sebelum pukul 15.00 WIB sudah habis, jadi ya jualan nggak sampai sore,” bebernya.
Penulis: Rizka Ulima Qotrunida, Mahasiswa PPL IAIN Kudus
Editor: Haikal Rosyada

