Stand Zuppa Soup Lepau Donita yang terletak di tepian Jalan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, selalu dipenuhi pembeli. Pasangan suami istri, Paulin Setiawan (42) dan Doni Murdiyanto (43), berhasil menarik perhatian dengan hidangan Zuppa Soup yang mereka jual.
Usaha ini dimulai pada tahun 2019, saat pandemi melanda. Paulin, yang sebelumnya seorang guru les privat, harus berhenti mengajar karena aturan pembatasan kerumunan. Suaminya, yang bekerja sebagai pegawai koperasi, juga harus berhenti bekerja setelah mengalami kecelakaan.
“Karena waktu itu tidak boleh ada keramaian, les privat saya harus ditutup. Suami saya juga kecelakaan, jadi saya pikir lebih baik berhenti saja,” ungkap wanita berhijab yang selalu tampak ramah itu.
Baca juga: Punya Nama Unik, Marsotel di Jalan Mangunsarkoro Jepara Bikin Penasaran Pembeli
Namun, kehidupan harus terus berjalan. Dengan semangat dan kreativitas, Paulin memutuskan untuk mencoba berjualan makanan, sebuah hobi yang sudah lama ia geluti.
Ide untuk menjual Zuppa Soup datang dari keponakannya, yang memberitahunya bahwa hidangan tersebut sedang viral di Jogja. Paulin pun mencoba membuat Zuppa Soup di rumah, dengan suami dan anak-anak sebagai tester pertama.
“Awalnya saya berjualan Zuppa Soup ke ibu-ibu anak les saya, tetangga, dan juga lewat aplikasi online seperti Grab. Alhamdulillah, sekarang saya bisa mengisi stand di acara hajatan, nikahan, buka puasa bersama, dan acara lainnya,” jelasnya.
Untuk menikmati Zuppa Soup yang disajikan dengan kuah ayam suwir, wortel, jagung, dan sosis, serta pastry di atasnya, menawarkan cita rasa gurih dan lezat, pelanggan cukup merogoh kocek sebesar Rp14 ribu untuk satu porsi. Paulin menjelaskan, bahwa harga ini sebanding dengan proses memasak yang memakan waktu hingga 4 jam, serta bahan-bahan yang terus mengalami kenaikan harga.
Baca juga: Oven Kecil Jadi Saksi Bisu Lonjakan Pesanan Hampers Puding Natal Lil Oven Kudus di Tiap Tahun
Stand Zuppa Soup Lepau Donita buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.30 WIB, dengan tambahan kegiatan di Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu pagi, tepatnya di depan Dokter Ramlan, mulai pukul 05.00 WIB hingga habis. Pada hari Minggu, khusus di stand Jalan Wergu, Paulin membuka lapaknya mulai pukul 06.00 WIB.
“Biasanya di CFD, saya bisa habiskan hingga 100 porsi Zuppa Soup. Jadi, kalau hari biasa saya produksi 50 porsi, untuk hari Minggu saya pastikan untuk menambah produksi,” tambahnya.
Penulis: Zuhaira Millatina, Mahasiswa Magang UNISNU Jepara, Editor: Ahmad Rosyidi

