Terkendala Status Kepemilikan Lahan, Pemkab Jepara Belum Bisa Perbaiki Wisata Kali Ndayung 

BETANEWS.ID, JEPARA – Wisata Kali Ndayung yang terletak di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara viral di media sosial. Bentang alam dan kejernihan air di sungai berbatu besar tersebut memikat berbagai kalangan dari berbagai daerah. 

Sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem dan daya tarik wisata, Bupati Jepara, Witiarso Utomo berencana mengalokasikan anggaran untuk menambah dan memperbaiki fasilitas pendukung. 

Baca Juga: Ganggu Kinerja ASN, Pemkab Jepara Komitmen Perangi Judol 

-Advertisement-

Namun rencana pengalokasian anggaran tersebut terkendala status kepemilikan lahan karena status tanah tersebut saat ini merupakan tanah milik Perhutani. Jika pengelolaan tersebut sudah mendapat kepastian hukum, ia mengaku siap membantu membangun infrastruktur pendukung. 

“Ini adalah salah satu destinasi wisata yang luar biasa di Desa Batealit. Sudah viral, dan keindahannya benar-benar alami. Tapi karena status lahan milik Perhutani, kita akan diskusikan lebih lanjut agar bisa kita kelola,” katanya saat meninjau lokasi wisata Kali Ndayung, Kamis (26/6/2025).  

Ia mengatakan untuk tiket masuk ke Wisata Kali Ndayung, pengunjung cukup membayar Rp3 ribu per orang. Kemudian parkir motor Rp4 ribu dan parkir mobil Rp10 ribu. 

Karena lokasinya yang cukup jauh dari gerbang masuk, pengunjung juga bisa menyewa jasa ojek untuk sampai ke lokasi dengan biaya Rp10 ribu per orang. 

Pengelola Wisata Kali Ndayung, Eko Haryanto mengatakan sejak viral pengunjung yang datang tidak hanya dari wilayah Kabupaten Jepara. Tetapi ada juga yang berasal dari luar Pulau Jawa.  

“Untuk wisatawan ini banyak ya, dari domestik, Jawa Barat ada, Jawa Timur ada. Kemarin ada juga dari Sumatera, sudah menyeluruh lah,” katanya. 

Dalam sehari ia mengatakan, rata-rata pengunjung yang datang ke Wisata Kali Ndayung bisa mencapai 300 wisatawan. Kemudian saat hari libur, pengunjung bisa mencapai ribuan. 

Baca Juga: Koperasi Merah Putih di 195 Desa dan Kelurahan di Jepara Resmi Berbadan Hukum 

Ikma (25), salah satu wisatawan asal Kabupaten Demak mengatakan ia mengetahui lokasi wisata Kali Ndayung dari media sosial Tiktok. Ia mengaku sudah dua kali datang ke Kali Ndayung. Sebab selain menawarkan wisata panorama alam, disana juga terdapat fasilitas camping. 

“Tahunya dari Tiktok. Senengnya wisata ke Jepara emang, soalnya di Demak banyak rob, jadi seneng kesini (Jepara),” katanya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER